Commercial Director Garuda TV Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Terentang, Baru Rayakan Anniversary 17 Tahun Perkawinan

Avatar photo
Unggahan duka cita Garuda TV di Instagram. Almarhum meninggal dunia dalam lakalantas maut di Desa Terentang, Sabtu (10/1/2026).

PANGKALPINANG, LASPELA — Duka mendalam menyelimuti dunia media nasional. Commercial Director Garuda TV, Muliandy Nasution, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Pangkalpinang–Mentok, tepatnya di Desa Terentang, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (10/1/2026).

Peristiwa kecelakaan tersebut merenggut nyawa Muliandy yang dikenal sebagai sosok profesional, energik, dan berdedikasi tinggi dalam pengembangan industri media. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Garuda TV, tetapi juga bagi rekan sejawat dan kolega yang mengenalnya.

Almarhum merupakan suami dari desainer ternama Ayu Dyah Andari. Duka terasa kian pilu setelah diketahui bahwa keduanya baru saja merayakan ulang tahun perkawinan ke-17. Dalam unggahan di media sosial, sang istri membagikan momen perayaan sederhana namun penuh makna, yang kini menjadi kenangan terakhir kebersamaan mereka.

Kabar kepergian Muliandy Nasution pun memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan. Banyak yang mengenang almarhum sebagai pribadi hangat, penuh semangat, serta memiliki visi dan inovasi yang kuat dalam membangun kerja tim dan bisnis media.

Baca Juga  PT TIMAH Tbk Konsisten Laksanakan Reklamasi, Satu Dekade Sudah Tanam 1,4 Juta Pohon

“Keluarga besar Garuda TV tengah berduka atas berpulangnya Bapak Muliandy Nasution selaku Direktur Komersial Garuda TV, 10 Januari 2026. Almarhum dikenal sebagai sosok profesional, energik, dan penuh semangat, yang memiliki peran besar dalam pengembangan bisnis serta penguatan industri media nasional,” tulis akun @garudatv.official di Instagram.

“Dengan ide-ide segar dan inovasi yang beliau bawa, almarhum menularkan energi positif dan semangat kerja kepada seluruh tim Garuda TV. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam. Kami segenap keluarga besar Garuda TV mendoakan semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” sambung tulisan tersebut.

Terkahir juga ditertulis ungkapan selamat jalan. Jasa dan keteladanan Mauliandy akan selalu dikenang.

Untuk diketahui, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun Polres Bangka Barat, peristiwa bermula saat mobil penumpang yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berupaya mendahului kendaraan di depannya.

Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan sawit sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Baca Juga  PT TIMAH Tbk Serahkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bangka Tengah

Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk Mitsubishi Colt Diesel bernama Ishariansyah (46), laki-laki, warga Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, mengalami luka ringan berupa keseleo pada pergelangan mata kaki kanan.

Sementara itu, pengemudi mobil Nissan Serena bernama Anisul Hakimi, warga Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, mengalami luka berat berupa cedera kepala berat, luka robek di bagian belakang kepala, serta patah pada kaki kanan dan kiri. Korban dievakuasi oleh personel Polres Bangka Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

Satu orang penumpang mobil Nissan Serena, Muliandy Nasution (32), warga Villa Nusa Indah 5 RT 05 RW 13, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, meninggal dunia di TKP.
Polres Bangka Barat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut serta mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. (oka)

.

[Heateor-SC]