LUBUK BESAR, LASPELA – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah sejak Kamis malam hingga Jumat (09/01/2026). Akibatnya, sebanyak 40 rumah warga dilaporkan terendam banjir.
Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, mengonfirmasi bahwa sebaran titik banjir berada di tiga titik utama, yakni RT 17, 23, dan 24. Di kawasan RT 24, genangan air di jalan lingkungan bahkan dilaporkan telah mencapai ketinggian selutut orang dewasa.
Ketiadaan Saluran Air Memperparah Keadaan
Menurut Yani, selain faktor hujan lebat, kondisi infrastruktur yang belum memadai memperparah luapan air ke pemukiman.
“Air dari jalan langsung masuk ke rumah-rumah warga karena di lingkungan RT 23 dan 24 tidak ada siring (saluran air). Selain itu, jalanan padat penduduk di sana masih berupa tanah puruh dan belum diaspal,” ungkap Yani Basaroni, Jumat (09/01/2026).
Yani mengkhawatirkan jika hujan tidak kunjung reda, jumlah rumah yang terendam akan terus meningkat.
“Hingga saat ini tercatat 40 rumah. Dipastikan kalau hujan tidak reda-reda, maka jumlah rumah warga yang terendam bisa bertambah,” tegasnya.
Menanggapi situasi darurat ini, jajaran perangkat desa mulai dari Ketua RT hingga Kepala Dusun telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan dan proses evakuasi. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan warga.
“Sejauh ini tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa,” kata Yani.
Dalam penanganan di lapangan, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama dinas terkait juga turun langsung meninjau lokasi terdampak dan mengunjungi rumah-rumah warga untuk memastikan bantuan dan penanganan berjalan cepat. (chu)






