PANGKALPINANG, LASPELA — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mengikuti kegiatan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 bersama Presiden Republik Indonesia yang digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom, Rabu (07/01/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Vidcon Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, turut hadir unsur Forkopimda Babel, dan jajaran perangkat daerah terkait, perwakilan Desa Namang.
Kegiatan nasional ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam menandai keberhasilan swasembada pangan, setelah produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,71 juta ton berdasarkan data BPS. Jumlah tersebut naik 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah produksi beras nasional.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, mulai dari petani, pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga dukungan teknologi dan kebijakan yang berpihak pada sektor pertanian.
“Hari ini adalah tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Dengan kerja keras petani, pemerintah daerah, serta seluruh elemen bangsa, Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan dan tidak lagi bergantung pada impor beras. Ini bukan akhir dari perjuangan kita, tetapi menjadi awal bagi upaya yang lebih besar untuk memastikan kemandirian pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Presiden.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keberhasilan swasembada pangan harus menjadi titik awal transformasi sektor pertanian nasional. “Raihan swasembada pangan ini menjadi titik awal bagi transformasi sektor pertanian nasional. Ke depan, kita akan terus memperkuat teknologi, infrastruktur pertanian, serta akses permodalan bagi petani, agar produksi semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan. Pertanian adalah tulang punggung bangsa, dan kita akan menjaganya bersama,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden RI juga menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada warga negara yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang pertanian.
Gubernur Hidayat Arsani menyebutkan bahwa capaian swasembada pangan nasional ini menjadi energi baru bagi daerah untuk semakin memperkuat sektor pertanian. “Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami menyampaikan apresiasi atas keberhasilan swasembada pangan nasional ini. Tentu ini menjadi motivasi bagi kita di daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, serta para petani dalam meningkatkan produksi pangan. Komitmen kita jelas, yaitu turut berkontribusi menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung modernisasi pertanian serta peningkatan kapasitas produksi melalui berbagai program strategis. “Dengan dukungan teknologi, infrastruktur, dan kebijakan yang tepat, kita yakin sektor pertanian akan semakin kuat dan menjadi pilar penting pembangunan ekonomi daerah. Momentum ini harus kita jaga bersama,” ajaknya.
Dengan digelarnya Panen Raya Nasional secara serentak di berbagai daerah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap momen bersejarah ini semakin mendorong komitmen daerah dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional, serta memastikan pasokan pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. (*/chu)






