PANGKALPINANG, LASPELA — Sejak akhir tahun 2025 hingga hari ini Selasa (7/1/2026), harga ayam potong di sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang turun harga. Hal ini imbas dari liburnya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa.
Pantauan harga di sejumlah pasar tradisional, ayam potong yang sebelumnya berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp30.000 per kilogram.
Salah satu pedagang ayam di pasar pagi Pangkalpinang, Indri mengungkapkan, penurunan harga terjadi karena dapur MBG sementara libur beroperasi, sehingga permintaan ayam menurun cukup drastis.
“Biasanya ayam banyak diserap dapur MBG. Karena libur permintaan berkurang, jadi harga turun,” ujar salah seorang pedagang ayam, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, kondisi ini sudah berlangsung beberapa pekan sejak masa libur semester.
“Informasinya dapur MBG mulai buka lagi hari Kamis,” tambahnya.
Penurunan harga ayam ini pun disambut baik oleh masyarakat. Salah seorang pembeli mengaku memanfaatkan momen tersebut untuk berbelanja lebih banyak.
“Sekarang jauh lebih murah, biasanya saya beli setengah kilo, sekarang bisa beli satu kilo,” kata Asih, seorang pembeli.
Ia menyebutkan, sejak ayam banyak diserap Dapur SPPG, harga ayam sudah jarang berada di kisaran Rp30.000, selalu diatas Rp40.000 per kilogram.
“Padahal dulu normalnya itu segini, Rp30.000, pas ada MBG gila sampe diatas Rp40.000 dan nggak pernah turun,” celotehnya.
Ia berharap, pemerintah dapat mengambil berbagai kebijakan untuk memenuhi kebutuhan ayam di dapur MBG sehingga tidak mempengaruhi harga jual eceran untuk masyarakat.
“Berat banget kalo harga ayam diatas 40 ribu itu mbak, mahal,” tutupnya. (rul)






