Realisasi Pajak Alat Berat Naik Signifikan, Tembus Rp968 Juta

Avatar photo
Bakuda Babel mencatat, realisasi pajak alat berat di Babel tahun 2025 naik signifikan. (Foto: Alat berat sitaan Kejagung RI. Dok)

PANGKALPINANG, LASPELA – Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 mencatat untuk pajak alat berat atau PAB mengalami peningkatan secara signifikan dari tahun 2024.

“Alhamdulillah di tahun ini untuk pajak alat berat kita mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp968,388 juta atau 124,27 persen, karena memang setelah HKPD ini keluar baru di munculkan kembali pajak alat berat,” kata Kepala Bakuda Babel M. Haris kepada media ini, Kamis (4/12/2025).

Disampaikan Haris, pihaknya berharap di tahun 2026 kepada perusahaan atau perorangan yang berbadan hukum untuk bisa membayar pajak alat berat ini, karena melalui pajak alat berat ini bisa menambah Pendapatan Asli Daerah.

Baca Juga  Duta Minerba Akui Terpukau! Melihat Langsung Fakta Pertambangan Berkelanjutan PT TIMAH Tbk

“Saat ini ekonomi kita sudah mulai menggeliat sehingga banyak perusahaan mulai bekerja baik itu di sektor pertanian, perkebunan maupun pertambangan hingga banyak alat berat yang beroperasi, sehingga perusahaan ataupun perorangan bisa membayar pajak alat berat,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bakuda, Rudi menambahkan pada tahun 2026, pihaknya akan bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dalam meningkatkan PAD di Babel.

“Jadi salah satu pajak yang akan kami garap dari MoU ini nantinya adalah pajak alat berat, jadi kami mengimbau kepada perusahaan yang memiliki alat berat untuk dapat wajib membayar pajak, guna membantu pada sektor pembangunan di Babel lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Nataru, Sejumlah Harga di Pasar Mentok Labil Cabai Keriting Menipis

Kerjasama dengan Kejati Babel ini tidak hanya di fokuskan pada pajak alat berat saja tapi mencakup seluruh aspek diantaranya pajak air permukaan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan kita di Kejati karena ini adalah niat baik kita bersama-sama meningkatkan Pendapatan di Babel,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ini menjadi fokus Pemprov Babel untuk meningkatkan pendapatan karena dampak dari dana transfer dari pusat yang turun drastis, maka fokus dari pendapatan adalah di PAD.

“Kami terus berupaya mudah-mudahan ini bisa menyumbang pendapatan yang signifikan untuk Bangka Belitung,” tutupnya. (chu)

 

Leave a Reply