Bambang Patijaya Ingin Kesejahteraan Guru Babel Meningkat

* Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk 4000 Guru, Dosen, dan Pustakawan se Babel

 

PANGKALPINANG, LASPELA – Salah satu syarat agar guru dapat naik pangkat ialah mempunyai kemampuan dalam menulis karya ilmiah, syarat tersebut memang mutlak, agar para guru dapat meningkatkan kompetensinya.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Patijaya SE MM, menggelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Para Guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Program aspirasi Bambang Patijaya, yang berkerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini, telah dimulai sejak tahun 2022 dan telah melibatkan sekitar 4000 peserta terdiri dari Guru, Dosen, dan Pustakawan se-Bangka Belitung.

Dalam suatu kesempatan, Bambang Patijaya yang biasa disapa BPJ menuturkan, untuk menjunjung kesejahteraan para guru bukan dikasi ikan tapi harus dikasi kail, dalam hal lain jika ingin mensejahterakan guru maka harus diberikan skill bukan uang.

“Sehingga dengan adanya skill para guru dapat menuliskan karya ilmiah dan itu dapat meningkatkan akreditasi, dimana akreditasi ini menyangkut dengan tunjangan, kenaikan pangkat dan sebagainya,” ujarnya.

Inilah yang menjadi program BPJ untuk mensejahterakan guru-guru, bukan tanpa alasan, ini menjadi bentuk terimakasihnya kepada semua guru, sehingga BPJ dapat menjadi politikus berpengaruh di Provinsi Babel.

“Inilah cara saya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, agar dapat menuliskan karya imliah yang terakreditasi dan untuk itu harus harus bener cara menulisnya. Itulah program saya yang sudah saya coba 3 bulan ini,” tuturnya.

Dengan ini ia yakin, kesejahteraan guru akan diperhatikan. “Ini bukan kegiatan politik, politik tidak ada sangkut pautnya dengan ini, Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah ini murni program untuk kesejahteraan guru,” ujarnya.

“Terimakasih Pak BPJ”

Salah seorang guru yang mengikuti Pelatihan Literasi tersebut, adalah Yuni, Guru salah satu SMA Swasta di Bangka. Kepada media ini, Yuni mengucapkan syukurnya bisa mengikuti pelatihan menulis karya ilmiah ini.

“Sebelum pelatihan ini, saya masih bingung dan tak percaya diri untuk membuat tulisan. Alhamdulillah sekarang sudah cukup banyak karya saya,” ujarnya.

“Jadi memang pelatihan seperti ini, merupakan kegiatan yang sangat diperlukan semua guru. Terimakasih Pak BPJ telah perhatian sama guru-guru,” pungkasnya. (**)