Kolaborasi dengan Kemenperin, Bambang Patijaya Ingin SDM di Babel Berkompeten

* 100 Peserta Ikuti Diklat 3 In 1 Desainer Grafis Muda

 

PANGKALPINANG, LASPELA – Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Patijaya, berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten di bidang industri kreatif. Dukungan yang diberikan tersebut, antara lain berupa program pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi (diklat 3 in 1) yang dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

Pada awal tahun ini, Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Patijaya dan Kemenperin melalui Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar, kembali memberikan pelatihan di bidang desain grafis kepada 100 peserta yang diselenggarakan di Kota Pangkalpinang. Diklat 3 in 1 Desainer Grafis Muda tersebut dilaksanakan selama 6 (enam) hari dari tanggal 5 hingga 10 Januari 2024 dan dibagi dalam dua angkatan, yaitu Angkatan 1 dan Angkatan 2.

Kegiatan yang diikuti oleh para peserta yang berasal dari wilayah Kota Pangkalpinang tersebut resmi dibuka oleh Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya bertempat di Ballroom Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Minggu (7/1/2024).

Bambang Patijaya mengatakan bahwa pelatihan bidang Desainer Grafis Muda di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini digelar sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam menyiapkan SDM industri yang kompeten sesuai kebutuhan industri. “Saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan lagi, untuk meningkatkan kualitas SDM industri di Bangka Belitung agar lebih produktif,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang Patijaya juga mendorong agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan Diklat 3 in 1 Desainer Grafis Muda ini dengan serius, sehingga dapat mencapai tujuan dari dilaksanakannya diklat yaitu memiliki keahlian, mendapatkan sertifikasi kompetensi, serta dapat siap bersaing dalam dunia kerja. “Keahlian dalam bidang desain grafis di era digitalisasi seperti saat ini sangat dibutuhkan dan terbuka peluang yang besar di segala lini. Manfaatkan peluang tersebut dengan mengikuti pelatihan ini sebaik-baiknya,” tutur Bambang Patijaya.

Kepala BDI Denpasar Ali Khomaini menyampaikan, para peserta mengikuti diklat 3 in 1 ini tanpa dipungut biaya. Selain pendidikan dan pelatihan, para peserta diklat akan mengikuti uji kompetensi dan bagi yang kompeten akan memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Diklat ini dilaksanakan selama 6 (enam) hari dengan menghadirkan para instruktur dari BDI Denpasar, dan pada hari terakhir akan dilaksanakan uji kompetensi sertifikasi,” kata Ali.(rel)