banner 728x90

Pemprov Terbitkan Edaran Harga Jual Beras

banner 468x60
FacebookTwitterWhatsAppLine

PANGKALPINANG, LASPELA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengeluarkan surat edaran harga jual komoditi beras di Babel.

“Kita mengambil langkah cepat ini mengingat harga beras terus merangkak naik di Babel,” kata Kabid Perdagangan dan Perlidungan Konsumen Disperindag Babel, Fadjri Djagahitam di Pangkalpinang, Jumat (13/10/2023).

banner 325x300

Dikatakan Fadjri, Surat edaran tersebut di tandatangani oleh Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dengan nomor 244, secara tandatangan elektonik itu, bertujuan untuk mengatur harga komoditi beras, yang terus naik.

“Keluarnya surat edaran Gubernur Babel perihal penetapan harga komoditi beras, berdasarkan hasil rapat tentang Kesepakatan Harga Komoditi Beras Premium dan Medium pada hari Rabu (11/10/2023) lalu,” ujarnya.

Dimana pelaksanaan rapatnya, kata dia bertempat di Ruang Hutan Pelawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dihadiri oleh jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel.

Selain itu, turut hadir juga Bulog Cabang Bangka, Bulog Cabang Pembantu Belitung dan Pelaku Usaha/Distributor beras yang berada di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Dimana dalam rapat tersebut, ditetapkan hal-hal sebagai berikut harga jual beras premium untuk pulau Bangka sebesar Rp14.100,-/kg.

“Harga jual beras premium untuk pulau Belitung sebesar Rp14.400.-/kg dan harga jual beras medium untuk pulau Bangka sebesar Rp13.300,-/kg, serta harga jual beras medium untuk pulau Belitung sebesar Rp13.100,-/kg,” bebernya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan bahwa, untuk harga jual ke konsumen akhir beras premium di pulau Bangka dan pulau Belitung ditambah sebesar Rp500,-/kg sedangkan harga jual ke konsumen akhir beras medium di pulau Bangka dan pulau Belitung ditambah sebesar Rp500,-/kg.

“Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 11 Oktober 2023 sampai dengan 31 Oktober 2023, harapanya edaran ini menjadi perhatian semua pelaku usah,” tutupnya.(chu)

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version