Pindah Domisili, Warga Diminta Lapor KPU

PANGKALPINANG, LASPELA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Margarita mengimbau masyarakat yang pindah domisili atau baru pindah ke Pangkalpinang untuk segera melapor ke RT/RW kelurahan atau KPU agar dimasukkan dalam  daftar pemilih tambahan (DPTb).

Ia mengatakan pemilih dalam daftar DPTb semuanya harus sudah terdaftar pada DPT,  jika ada masyarakat yang pindah domisili dari wilayah A ke B dan berubah setelah ditetapkannya DPT, maka diwajibkan melapor.

“Jika ada masyarakat yang pindah, dia tidak bisa memilih di TPS yang sebelumnya telah ditetapkan di DPT, untuk itu masyarakat harus lapor dan mendaftar ke KPU,” ujarnya, Selasa (15/8/2023).

Pemilu 2024 nanti berbeda degan Pemilu 2019, pada 2019 lalu jika dia pindah domisili setelah penetapan DPT, dia masih bisa untuk memilih di TPS sebelumnya, tahun ini sudah beda lagi.

“Ketika dia sudah ada DPT nya, lalu dia pindah mengganti KK, KTP dan dokumen lainnya ke domisili baru, otomatis dia mendapatkan 5 surat suara, dengan catatan mendaftar ke KPU atau PPS,” ujarnya.

“Jadi misalkan dia pergi ke TPS sebelumnya tanpa ada laporan dan pendaftaran ke KPU, maka kami tidak mengakomodir itu, kami hanya mengakomodir siapa saja yang sudah  terdaftar. Makanya kami imbau ke masyarakat yang mempunyai kasus seperti itu harus segera mendaftarkan, ke Kelurahan, Kecamatan ke PPS atau KPU,” tambahnya.

Pendaftaran DPTb pindah domisili ini berkahir pada 15 Januari 2024.  Tidak hanya itu ketentuan pindah pemilih sendiri diperuntukkan kepada petugas yang bertugas di tempat lain pada saat pungutan suara seperti pasien rawat inap, penyandang disabilitas di panti sosial atau panti rehabilitasi, menjalani rehabilitasi narkoba, menjadi tahanan, tugas belajar, tertimpa bencana alam dan bekerja diluar domisilinya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang pada hari H pemilihan tapi mengetahui akan bekerja dan ditugaskan diluar daerah selama beberapa hari, maka bisa untuk melaporkan ke KPU.

“Dia wajib membawa surat tugas ke KPU, sehingga pada hari itu dia bisa mendapatkan surat suara disana, dan ini paling lambat tanggal 7 Februari 2024,” pungkasnya. (dnd)