PANGKALPINANG, LASPELA – Harga tiket pesawat terbang pada pekan terakhir libur kenaikan kelas terpantau masih tinggi. Kesempatan ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke berbagai daerah di Indonesia.
Terpantau dari situs penjualan tiket, traveloka dan tiket.com, harga tiket ke Jakarta masih bertengger seharga Rp882.000 ke atas, penerbangan ke Belitung Rp500.000 ke atas.
Bahkan, pada akhir Juni kemarin hingga awal Juli tembus Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta. Maskapai Lion Air misalnya, terpantau harga tiket di bandrol Rp1.050 juta hingga Rp1.058 juta, sementara untuk Batik Air dibandrol Rp1.065 juta, dan Citilink Rp1.101.000 juta hingga Rp1.104 juta.
Tiket pesawat paling mahal dari Bangka ke Jakarta dibandrol Rp3.659 juta, dimana terdapat beberapa transit, yaitu Palembang (PLM) lalu ke Surabaya (SUB) dan Jakarta (HLP) Bandara Halim Perdana Kusuma.
Sementara itu, untuk harga tiket Bangka (CGK) ke Bali (DPS) harga termurah berada di Rp1.733 juta dengan transit 1 kali di Jakarta (CGK) dengan total waktu transit 26 jam 45 menit dengan Maskapai Sriwijaya dan Citilink.
Harga termahal Bangka ke Bali yaitu Rp3.107 juta dengan satu kali transit di Jakarta dengan total waktu 9 jam.
Warga Pangkalpinang, Rika mengaku harus merogoh kocek lebih banyak untuk membeli tiket pesawat. Padahal sebelumnya harga tiket pesawat masih terbilang normal.
“Harga tiket pesawat mahal banget, mau liburan mikir-mikir lagi, padahal cuma ke Belitung atau Palembang tapi karena sudah rencana jadi ya mau nggak mau beli juga tiketnya,” tukasnya.
Pantauan di Bandara Depati Amir juga terdapat lonjakan penumpang yang berangkat maupun yang datang.(dnd)