Durian Runtuh, Pedagang Dulang Rupiah

PANGKALPINANG, LASPELA – Musim durian tiba menjadi berkah bagi para pedagang. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pedagang musiman untuk meraup rupiah. Harga durian pun dijual bervariasi tergantung jenis dan besar kecil buah durian.

Baru satu minggu berjualan, salah satu pedagang durian Mali yang membuka lapak di depan Kantor Komando Distrik Militer (Kodim) 0413/Bangka, bisa meraih omzet hingga Rp400 ribu sehari.

“Sudah satu minggu berjualan, Alhamdulillah setiap hari bisa meraih omset ratusan ribu, mudah-mudahan kedepannya semakin banyak lagi yang beli,” ujarnya, Jumat (7/7/2023).

Ada satu jenis yang menjadi inceran para pecinta durian, yaitu durian mentega. Mempunyai tekstur yang mirip mentega dengan cita rasa manis dan legit, durian mentega ini dibandrol lebih mahal dari durian lainnya.

“Durian mentega yang paling mahal harga 250rb dan yang paling dicari orang, selain itu durian sikunyit juga kedua yang terlaris,” tuturnya.

Sementara durian jenis lainnya dibandrol dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung ukurannya. “Kalau yang kecil-kecil itu 4 butir Rp100 ribu,” ujar Abu.

Sementara itu, pedagang durian di seputaran Kantor PT Timah juga berhasil meraih omzet Rp800 ribu hingga Rp1 jutaan setiap harinya.

Jika dibandingkan sebelum pandemi, ramainya pembeli memang lebih banyak ditahun-tahun itu. Ia bisa meraih omzet jutaan disaat itu.

“Tapi Alhamdulillah ada-ada saja rezekinya. Memang jika dibandingkan sebelum pandemi, masih ramai yang tahun-tahun itu, setelah pandemi memang agak sepi, ditambah stok durian juga semakin tahun semakin sedikit,” ujarnya.

Harganya juga beragam, dimulai dari Rp25 ribu perbutir, para pecinta durian sudah bisa mencicipi rasa nikmat dari buah dengan julukan raja segala buah ini. (dnd)