Nelayan 67 Tahun Hilang Kontak di Perairan Pulau Long

PANGKALPINANG, LASPELA — Seorang nelayan, Hasan (67) warga Dusun Baru Tengah, Desa Baru, Kecamatan Manggar, dikabarkan hilang kontak (lost contact) di Perairan Pulau Long, Kabupaten Belitung Timur.

Informasi tersebut didapat setelah salah satu keluarga korban, Feri melaporkan kejadian itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Sabtu (5/11/2022) sekira pukul 14.56 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Okta mengatakan, peristiwa itu bermula pada 1 November 2022 lalu saat korban pergi melaut bersama rekannya untuk mencari ikan, namun keduanya menggunakan kapal terpisah (dua kapal).

Sesampai di Pulau Long, kata dia, korban sempat menginap, kemudian berencana kembali ke Manggar pada Kamis 3 November 2022, dan diperkirakan tiba di pelabuhan pukul 05.00 WIB.

“Namun, pada pukul 06.30 WIB rekan korban dengan perahu lainnya melihat korban masih hidup dan posisinya di Karang Vietnam arah Timur Laut Pulau Long. Jadi lost known positionnya pada pukul 06.30 WIB. Dan hingga sekarang korban belum kembali,” kata I Made, Sabtu (5/11/2022).

“Karena khawatir, korban kemudian dilaporkan mengalami hilang kontak dan meminta bantuan SAR,” jelasnya.

Kemudian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang melalui Kantor perwakilan Pos SAR Belitung dan USS Tanjung Pandan langsung membuka operasi SAR gabungan.

“Pukul 15.13 WIB, Tim langsung bergerak menuju perkiraan lokasi korban,” tandasnya.

Diketahui, korban sendiri menggunakan kapal KM Riyani jenis karter yang memiliki panjang 7 meter dengan ciri-ciri berwarna putih biru. (*/mah).

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: