PANGKALPINANG, LASPELA – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Bambang Patijaya
berupaya meningkatkan kualitas guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan memberikan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah, menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Melalui kegiatan berbakti untuk negeri ini, BPJ sapaan akrab Bambang Patijaya menegaskan, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berbakti kepada para guru.
“Guru adalah pelita bangsa, yang selalu memberikan pencerahan. Saya kalau tidak sekolah, tidak diberikan pendidikan oleh para guru, tentu tidak bisa menjadi anggota DPR RI, tetapi para guru juga harus kita perhatikan bagaimana kualitas SDM nya,” katanya, saat membuka Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Guru.
Selain Komisi VII DPR RI membidangi persoalan pertambangan, energi, dan perindustrian, dikatakan Bambang bahwa ada pihaknya juga berperan penting dalam riset dan teknologi.
“Jadi memang saya tidak bisa terlalu masuk kedalam dunia pendidikan nya karena sudah ada bidangnya masing-masing, tapi peran saya disini bagaimana meningkatkan kualitas daripada penulisan guru-guru, karena menurut saya ini merupakan tanggung jawab moral,” ujarnya.
“Saya punya tanggungjawab moral untuk ikut mendukung dan mengangkat kualitas SDM para guru yang ada di Bangka Belitung, khususnya di Kabupaten Bangka Tengah ini,” lanjutnya.
Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan yang pertama kali digelar bersama BRIN. Pelatihan ini merupakan ikhtiar bersama guna meningkatkan kualitas dari para tenaga pendidik di Babel.
“Tahun lalu (2021) kita juga mengadakan kegiatan bersama BRIN, fokus yang kita angkat adalah nelayan (fish finder). Jadi kesejahteraan para nelayan itu tidak berdasarkan untung-untungan, tetapi sudah berdasarkan teknologi. Dan untuk minggu depan kita akan mengadakan kegiatan yang sama di Kabupaten Bangka Selatan, dan disusul Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Belitung,” bebernya.
Dengan meningkatnya kualitas guru yang baik, kata dia, diharapkan dapat melahirkan pula anak didik yang berkualitas.
“Ini sangat diperlukan untuk membangun talenta di semua aspek, salah satunya dan melalui pendidikan dan pengembangan karakter,” jelasnya.
BPJ menambahkan, hadirnya BRIN tentu banyak dirasakan oleh masyarakat, jika program-program ini dibawa langsung ke daerah khususnya di Babel. Dimana secara langsung mensosialisasikan dan diikuti langsung oleh masyarakat.
“Saya merasa senang dapat mengikuti kegiatan hari ini. Karena ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru didalam menulis karya ilmiah. Karena menurut saya ini berkolerasi langsung kepada akreditasi mereka,” ucapnya.
Ia menilai, ketika akreditasi para guru ini bagus, maka akan berpengaruh kepada intensif mereka. Oleh karenanya, ia menginginkan para guru kita sejahtera dan berkualitas.
“Melalui kegiatan dimana Komisi VII DPR RI bekerjasama dengan BRIN kita ada cela bagaimana memberdayakan melalui kegiatan ini. Kita berharap para guru ini sejahtera hidupnya dan berkualitas SDM nya,” tukasnya.
Sementara, Koordinator Pelaksana Fungsi Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga BRIN, Zulfan Adrinaldi, menyampaikan guru memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan SDM berkualitas yang memiliki daya saing global.
“Salah satu tugas BRIN yaitu bagaimana riset dan inovasi nasional menjadi tulang punggung dalam membangun daya saing bangsa,” kata Zulfan.
Ia menambahkan, kegiatan yang diikuti 150 guru jenjang SMP dan SMA sederajat ini bertujuan agar guru sebagai pembimbing di sekolah mempunyai bekal perencanaan penelitian, mengingat metode penelitian ilmiah belum ada dalam pelajaran SMA/SMK.
“Bapak dan Ibu guru, kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan ditularkan kepada siswa di sekolah dalam melakukan penelitian. Jika riset dari siswa mendapatkan paten, ini merupakan aktualisasi diri kita di depan masyarakat,” tutupnya.(chu)