Penusuk Agus Berhasil Diringkus, Ternyata Residivis

PARITTIGA, LASPELA — Pelarian Leonardo alias Tet (34), warga Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat (Babar) pelaku penganiayaan terhadap Agus Supriatman (37), tidak berlangsung lama.

Ia berusaha kabur setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap Agus, yang merupakan salah satu pegawai tempat hiburan malam (THM) milik Karsono, di Desa Puput, Kecamatan Parittiga.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Jebus Kompol Ghalih Widyo Nugroho mengatakan, setelah mendapatkan laporan, Tim Spider Polsek Jebus langsung bergerak mencari keberadaan pelaku.

Kemudian, Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 15.13 WIB, keberadaan pelaku terdeteksi dan langsung diamankan saat sedang berada di sebuah pondok kebun. Ghalih juga mengungkapkan bahwa Leonardo merupakan residivis kasus yang sama.

“Pelaku yang bersembunyi di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit di Dusun Kedondong, Desa Tumbak Petar, Kecamatan Jebus, Bangka Barat. Pelaku pun berhasil ditangkap, dan dibawa ke Mapolsek Jebus guna proses hukum yang lebih lanjut,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota polisi Sektor (Polsek) Jebus sudah mengantongi identitas pelaku penusukan, dan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menyegel THM tersebut.

Kejadian tersebut diketahui polisi setelah mendapatkan laporan, bahwa pegawai THM milik Karsono yang bernama Agus (37) ditusuk oleh pengunjung kafe.

“Iya benar, pelapor bernama Rahayu (31). Kejadian hari Senin 1 Agustus 2022 pukul 23.30 WIB. Korban atas nama Agus, dan terjadi penganiayaan terhadap Agus di kafe Karsono,” ungkapnya.

Diungkapkan Ghalih, kejadian bermula ketika pelaku menanyakan kepada pelapor posisi temannya, yang bernama bintang yang biasa menemani pelaku berkaraoke di room.

“Kemudian pelapor menjawab tidak tahu. Kemudian pelaku menanyakan kepada Agus (korban) tentang keberadaan Bintang, dan korban memberitahu posisi mess Bintang,” jelasnya.

Tetapi setelah melihat mess tempat Bintang tinggal terkunci, pelaku marah dan menghampiri korban dengan memegang pisau.

“Dan sempat mendorong korban sebanyak tiga kali. Korban sempat lari melompati tembok, namun pelaku menusuk korban di bagian perut sebelah kiri,” ungkapnya. (Oka)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: