Pemkab Basel Kucurkan Rp 700 Juta Untuk Bangun Puskeswan di Payung

TOBOALI, LASPELA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan bakal membangun pusat kesehatan hewan (Puskeswan) di Kecamatan Payung.

Pembangunan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) fisik Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan sebesar Rp 700 juta.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Suhadi mengatakan bahwa memang benar tahun ini bakal dibangun puskeswan di Desa Payung, Kecamatan Payung menggunakan DAK fisik Rp 700 juta.

“Jadi, kita bangun sarana pelayanan bagi masyarakat terkhusus bagi masyarakat yang peternakan di Desa Payung yaitu pusat kesehatan hewan,” kata Suhadi, Kamis, 30 Juni 2022 petang.

Ia menambahkan, pembangunan puskeswan yang menggunakan DAK fisik Rp 700 juta itu, saat ini masih tahap lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

“Pembangunan puskeswan itu 700 juta rupiah yang bersumber dari dana DAK 2022, dan sekarang masih tahap lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa,” ungkap dia.

Ia menuturkan, tujuan dibangun Puskeswan ialah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terkait dengan kesehatan hewan dan cara-cara budidaya hewan atau ternak lainnya.

“Harapan kami dengan adanya pembangunan puskeswan ini khususnya di wilayah payung bisa maju dan berkembang serta dapat meminimalisir angka kesakitan dan kematian ternak akibat penyakit,” ujarnya.

Suhadi menegaskan kepada kontraktor yang nantinya bakal mengerjakan pembangunan bekerja sesuai dengan kontrak yang ada dan sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

“Tentunya berharap kepada kontraktor yang menang pekerjaan tersebut, bekerja dengan sesuai kontrak yang ada, RAB dan juga sesuai dengan gambar yang sudah disepakati dalam kontrak tentunya,” tandasnya.

Terpisah, Kepala UKPBJ Dedy Yunihardi menyebutkan, bahwa memang benar kegiatan pembangunan puskeswan di Desa Payung sedang tahap lelang.

“Untuk sekarang di LPSE masih tahap pembukaan dokumen penawaran, dan pembangunan puskeswan itu dengan anggaran sebesar Rp 700 juta bersumber dari DAK fisik,” ujar dia.

Ia menyebutkan, bahwa sejauh ini tidak ada kendala terkait kegiatan tender proyek tersebut dan proses tender berjalan lancar sesuai dengan tahapan tender yang dijadwalkan.

“Semoga penyedia yang menang nantinya, sesuai dengan kualifikasi dan dapat melaksanakan kegiatan pembangunan puskeswan desa payung dengan baik,” harapnya. (Pra)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: