MUNTOK, LASPELA — Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi sempat membuat pedagang di Pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), mengeluh karena kekurangan daging segar.
Bahkan, sebelumnya kebutuhan hewan kurban Iduladha tahun 2022 terancam tidak tercukupi karena tidak bisa masuk ke Bangka. Namun, keresahan para pedagang akan berakhir dalam waktu dekat ini.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Kabupaten Bangka Barat Agung Ari Wibowo, mengatakan sapi dari luar daerah sudah bisa masuk, dan kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 2022 akan tercukupi.
“Untuk sapi Insyaallah kami optimis bahwa untuk kebutuhan kurban bisa terpenuhi, karena sapi mulai sudah masuk dari sapi potong maupun sapi kurban. Jadi, untuk kawan-kawan pelaku usaha dari Bangka Barat mungkin diperkirakan untuk kurban dipertengahan bulan Juni bisa masuk,” jelasnya, Kamis (2/6/22).
Disampaikan Agung, untuk kebutuhan harian daging sapi sudah mulai masuk pada 1 Juni kemarin, dan pihaknya memastikan kebutuhan daging sapi segar tercukupi. Namun, sebelum sapi dari luar masuk, ia meminta para peternak terlebih dahulu melaporkan ke dinas.
“Jadi, kami tetap memantau lalu lintas ternak terutama untuk yang kebutuhan kurban yang masuk ke Bangka Barat, ataupun lalu lintas antar kecamatan. Jadi, yang kami harapkan bagi pelaku usaha yang mau melalulintaskan ternak bisa melaporkan ke dinas, jadi nanti kita buatkan sertifikat. Kami bisa cek dulu kesehatannya untuk lebih meyakinkan pembeli juga,” ungkapnya.
Kemudian, untuk kasus penyakit mulut dan kuku yang sebelumnya pernah terkonfirmasi di Kabupaten Bangka Barat, Agung menegaskan semua sapi tersebut sudah sembuh, dan sudah tidak ditemukan lagi kasus serupa di Bangka Barat.
“Untuk kasus, tidak ada perkembangan kasus, dan kemarin sapi yang dinyatakan positif sudah sembuh,” pungkasnya. (Oka)