PANGKALPINANG, LASPELA – Profesi pustakawan bukanlah profesi yang terpinggirkan ataupun terangsingkan. Justru, profesi ini dapat menjadi suatu kebanggaan jika dapat memaksimalkan potensi didalamnya.
Hal ini diungkapkan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) seusai menghadiri kegiatan bimbingan teknis (bimtek) kepada para pustakawan, di Aula Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Selasa (24/5/2022).
“Kegiatan ini mengingatkan saya kepada masa lalu di mana saya menjabat sebagai Kepala dinas perpustakaan, jadi sedikit mengobati kerinduan dengan ketemu para pustakawan Kota Pangkalpinang. Profesi ini bukan profesi yang terasingkan, malah bisa menjadi andalan,” ujarnya.
Selain itu, dalam bimtek ini juga, pustakawan mengeluhkan berkenaan dengan kesejahteraan mereka. Menanggapi hal ini, Molen menyebutkan permasalahan tersebut harus dipikirkan. Untuk itu, ia meminta pustakawan mempunyai wadah untuk dapat menyampaikan aspirasi.
“Ini kita pikirkan terutama kesejahteraan mereka, harus ada organisasi. Nah, di dalam organisasi inilah menjadi wadah mereka untuk menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang. Sehingga kami pun tahu apa yang menjadi keinginan mereka, sehingga kami bisa memberikan solusi kepada mereka,” ujarnya.
Bukan hanya pustakawan, guru honorer juga menjadi perhatian Pemkot Pangkalpinang. Molen mengakui jika masih ada sebagian guru honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Kami harap sisanya untuk bersabar, kami akan berjuang agar semuanya bisa diangkat menjadi P3K. Hal ini tidak menutup kemungkinan bagi para pustakawan juga, kita tetap berupaya,” tuturnya. (dnd)