Sadis, Wiwin Bacok Anggota Sabhara Polres Basel Membabi Buta


Oleh: Nopranda Putra

*Adik Korban: 12 Jahitan di Kepala dan Kelima Jarinya


TOBOALI, LASPELA – Yasef Iskandar (26) anggota Sabhara Polres Bangka Selatan berpangkat Briptu terpaksa dilarikan ke Klinik Bhakti Timah Toboali akibat luka bacok yang dilakukan Wiwin Hariyanto (35) warga Suka Damai, Toboali, Bangka Selatan pada Kamis, 5 Agustus 2021 sekira pukul 19.00 Wib di Gang Cempaka, Sukadamai, Toboali.

Yasef tersungkur setelah dibacok tersangka Wiwin dibagian pipi sebelah kiri, kepala sebelah kiri, leher sebelah kiri, lengan tangan kiri, telapak dan jari-jari tangan kanan.

“Kronologi kejadian pada saat korban Yasef, Agus, Jesen dan Lintar pulang dari GOR Pemda Basel, kemudian sedang duduk-duduk santai, lalu tiba-tiba pelaku datang dan mengayunkan sebilah parang ke arah belakang badan Yasef akan tetapi tidak mengenainya,” kata Kabag Ops, AKP Surtan Sitorus, Jumat 6 Agustus 2021.

Dan setelah mengetahui pelaku hendak membacok korban, lanjut Sitorus korban langsung mengambil senpi dinas V2 di dalam mobilnya lalu Yasef langsung mengejar pelaku ke arah belakang rumah,

“Setelah dekat dengan pelaku Yasef meminta pelaku melepaskan parang yang dipegangnya sambil melepaskan tembakan peringatan sebanyak satu kali. Ketika Yasef melepaskan tembakan peringatan tersebut, pelaku langsung mengayunkan parang yang dipegangnnya ke arah Yasef mengakibatkan Yasef terjatuh,” jelasnya.

Tak puas dengan aksi sadisnya, pelaku kemudian mengayunkan parang yang dipegangnya tersebut secara berulang – ulang ke arah Yasef yang mengakibatkan luka berat dibagian pipi sebelah kiri, kepala sebelah kiri, leher sebelah kiri, lengan tangan kiri, telapak dan jari-jari tangan kanan.

Ternyata tak hanya Yasef jadi korban, teman Yasef Agus (17) juga turut jadi korban pembacokan pelaku saat berupaya meleraikan aksi beringas pelaku terhadap Yasef.

“Pada saat itu Agus langsung membantu menahan parang yang dipegang pelaku sehingga mengakibatkan Agus mengalami luka ditangan sebelah kanan,” ungkapnya.

Sementara keluarga Yasef, Oci menyebutkan akibat dari pembacokan itu, Yasef mendapatkan belasan jahitan di bagian kepala dan tangannya. “Di kepala 12 jahitan luar dalam, di tangan lima jari dijahit semua kalau di leher tidak dijahit,” kata Oci adik kandung korban.

Kendati banyak bersimbah darah akibat aniaya tersebut, Yasef kata dia sudah bisa pulang ke rumah dan melakukan rawat jalan.

“Abang kami (Yasef,-) sudah keluar Rumah Sakit sekarang, besok InsyaAllah sudah bisa pulang ke rumah di Pangkalpinang,” tukasnya. (Pra)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: