Home / HEADLINE / NASIONAL / NEWS / POLITIK

Jumat, 21 Mei 2021 - 22:07 WIB

Hobi Playing Victim, Demokrat ke Marzuki Alie: Harusnya Tahu Diri

JAKARTA, LASPELA – Partai Demokrat gerah atas manuver politik yang dilakukan mantan anggotanya, Marzuki Alie. Ia dituding memainkan playing victim dengan mengaku sebagai korban fitnah. Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, mengatakan jika Marzuki Alie lah justru melakukan fitnah terhadap para jajaran pengurus Demokrat.

Herzaky juga memaparkan berbagai perlakuan Marzuki Alie yang melanggar kode etik partai. Salah satunya yakni keterlibatannya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) beberapa waktu lalu.

“Pertama, fakta Marzuki Alie bagian dari pendukung KLB ilegal, diperkuat dengan kehadiran pada saat KLB di Deli Serdang dan keterpilihan dirinya sebagai Dewan Pembina di KLB ilegal. Padahal, selaku mantan Ketua DPR RI, posisi yang sangat terhormat, harusnya Marzuki Alie tahu aturan, tahu diri, dan memberikan contoh yang baik. Ini malah menjadi salah satu pelaku gerakan ilegal yang melanggar kepantasan dan etika serta aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Herzaky, Jumat (21/5/2021).

Selanjutnya, kata Herzaky, pemecatan Marzukie Alie adalah bentuk ketegasan Partai Demokrat atas perbuatannya, dan sudah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan mekanisme aturan internal partai. “Pemecatan para pelaku GPK-PD juga merupakan aspirasi dari bawah, khususnya DPC dan DPD. Kalaupun Marzukie Alie mau mempersoalkan pemecatan silahkan sampaikan keberatan melalui forum yang sudah dijamin oleh UU Parpol,” katanya.

Lebih jauh, menurut Herzaky, Partai Demokrat selalu mengedepankan itikad baik terhadap para kader yang melakukan kesalahan. Namun, tindakan yang dilakukan Marzuki Alie dinilai telah mencoreng partai, mencoba merusak kedaulatan, dan eksistensi Partai Demokrat, sehingga tidak dapat dimaafkan. “Silakan Marzukie Alie Cs mengikuti proses hukum yang ada, biar nanti hakim yang menentukan,” katanya lagi.

Herzaky juga membantah tudingan adanya politik dinasti di partai berlambang Mercy itu. “Tidak ada dinasti politik di tubuh Partai Demokrat, karena pemilihan ketua umum dilakukan secara demokratis sesuai aturan partai. Kemudian diperkuat dengan suara DPD dan DPC yang bulat dalam Kongres. Termasuk solidaritas dan soliditas DPD, DPC, sayap partai, dan kader PD seluruh Indonesia ketika melawan GPK-PD beberapa waktu lalu,” katanya.

Sebagai politisi senior, tindakan Marzuki Alie yang ingin menjatuhkan Partai Demokrat disayangkan Herzaky. “Jangan mengada-ada. Sebagai senior di politik, seharusnya memberikan contoh, dengan melakukan politik berintegritas, tidak menyebar fitnah dan kabar bohong,” katanya.

Herzaky juga menyinggung kepercayaan yang diberikan Partai Demokrat semasa Marzuki Alie aktif sebagai anggota senior partai. “Kalau memang Marzuki Alie orang yang bermoral, tentu dia harus sadar bahwa jabatan sekjen partai dan Ketua DPR RI yang didapatnya ketika itu, tentunya ada peran besar seorang SBY, orang yang sekarang ia fitnah dan hina dengan keji,” katanya. (**)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Peringati HAN 2019, Erzaldi dan Bunda PAUD Bergembira Bersama Anak-anak PAUD/TK

BANGKA BELITUNG

Tak Mau Kasus Berlanjut, Anggota Dewan Kembalikan Biaya Lebih Dari SPPD

BANGKA BELITUNG

PT Timah Gulirkan Bantuan Kemitraan Pelaku UMKM Bangka Barat

BANGKA BELITUNG

Jelang Pilgub Babel, Erzaldi Rosman Intensifkan Komunikasi Politik

BANGKA BELITUNG

Tingkatkan Nilai Tambah Produksi, Babel Gandeng Investor Korea Selatan

BANGKA BELITUNG

Pemprov Babel Dukung Program BKKBN Bangga Kencana Bagi Usia Produktif

BANGKA BELITUNG

PT PTS Berikan CSR Kepada Masyarakat Teluk Uber

BANGKA BELITUNG

Oalah! Masjid TKP Tindakan Pelecehan Seksual Ternyata Tempat Pencanangan KLA
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: