Home / BANGKA BELITUNG / KABUPATEN BANGKA TENGAH / NEWS

Minggu, 11 April 2021 - 14:11 WIB

Merasa Terganggu, Puluhan Warga Minta Polisi Bongkar Ratusan TI di Kenari, Marbuk, dan Pungguk

KOBA, LASPELA- Puluhan warga datangi Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) dan lokasi tambang timah ilegal (TI) di seputaran Marbuk, Kenari, dan Pungguk, Kecamatan Koba, Sabtu (10/4/2021).

Kedatangan puluhan warga yang tinggal di Kelurahan Simpang Perlang dan Berok yang disambut oleh Kapolsek Koba, Iptu Martuani Manik, dan Camat Koba, Musilimin. Tujuannya adalah meminta pihak kepolisian membongkar ponton-ponton TI yang menurut mereka telah sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan.

Sahroni alias Sarikuk menyebutkan bahwa jumlah ponton TI rajuk yang berada di lokasi tersebut berjumlah 200 unit. Ia mengaku bahwa kenyamanan mereka terganggu lantaran TI tersebut beroperasi saat malam hingga pukul 01.00 dini hari.

“Kami tidak nyaman lagi karena malam-malam jam 1 malam mereka membuat kami tidak nyaman,” katanya, Sabtu (10/4/2021).

“Kami tidak bisa memaklumi lagi karena hak kami dibatasi oleh orang lain,” sambungnya.

Menurut Sarikuk, beberapa hari lalu Kapolsek Koba dan jajaran turun ke lokasi Merbuk, Kenari, dan Pungguk guna mengimbau penambang agar membongkar ponton-pontonnya, dan hari ini ia datang bersama warga dan siap mendukung Polsek Koba untuk segera membongkar ponton-ponton dan mengosongkan lokasi tersebut.

“Intinya kami minta segera dibongkar, agar semua masyarakat di hilir hulu tentram,” ujar Sarikuk.

Kepala Lingkungan (Kaling) 2 Kelurahan Simpang Perlang, Sopian menyebut warga siap membantu Polsek Koba melakukan pembongkaran.

“Jikapun ada jaminan dari pihak terkait menyuruh warga yang bongkar, maka wargapun siap membongkarnya. Tapi kami minta jaga keamanannya,” kata Sopian.

Kapolsek Koba, Iptu Martuani Manik mengatakan bahwa warga pada dasarnya menginginkan agar aparat membongkar ponton-ponton tersebut.

Ia lantas meminta warga warga untuk mempercayakan ke penegak hukum untuk menindaklanjuti keinginan warga.

Ia juga berpesan agar masyarakat tidak terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis.

“Saya akan berupaya sesuai arahan Kapolres Bateng untuk melakukan penertiban. Dan kami berterimakasih kepada masyarakat telah mendukung kami,” ucapnya. (Jon)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Satu Orang Asal Desa Srimenanti Reaktif saat Swab Antigen

BANGKA BELITUNG

Koba Akan Dibangun Rumah Gadang

BANGKA BELITUNG

Advokasi Lintas Sektor, Dinkes Babel Kolaborasi Pelaksanaan STBM

BANGKA BELITUNG

7 Meter Bendera Merah Putih Dikibarkan di Pulau Pasir Belitung

BANGKA BELITUNG

Aliansi Masyarakat Pesisir Tempilang Ajukan H Sukirman dan Bong Ming-ming Berpasangan Di Pilkada 2020

BANGKA BELITUNG

Uskup Suharyo: Selamat Datang di KWI Bapa Uskup Sunarko

BANGKA BELITUNG

76 Tahun Tak Pernah Nikmati Listrik di Siang Hari

BANGKA BELITUNG

Ustadz Zuhri :Bangka Barat Harus Siap Hadapi Porprov 2022 Mendatang
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: