Home / NASIONAL / NEWS / POLITIK

Selasa, 30 Maret 2021 - 18:48 WIB

Dear Moeldoko, Kalau Mau Minta Maaf Demokrat Terbuka

JAKARTA, LASPELA – Perseteruan antara kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Staf Presiden, Moeldoko soal kepemimpinan di Partai Demokrat terus terjadi. Sempat hilang selama tiga minggu, perselisihan partai berlambang Mercy itu kembali terbuka.

Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB), Moeldoko memunculkan kembali permasalahan dengan mempertanyakan ideologi Partai Demokrat yang dianggap mulai mengalami pergeseran.

Menyikapi pernyataan tersebut, AHY mengungkapkan dalam konferensi pers yang digelar Senin (29/3/2021) lalu, pihaknya justru membuka kesempatan kepada Moeldoko untuk segera meminta maaf. Sebab, tindakan yang dilakukan mantan Panglima TNI membuat para kader dan simpatusan merasa kecewa dan marah.

Baca Juga  Nico Plamonia : Keterbukaan Informasi Publik Adalah Hak Asasi Manusia

“Tapi nampaknya KSP moeldoko dan kubunya sama sekali tidak menunjukkan penyesalannya justru sibuk melontarkan kebohongan demi kebohongan baru demi mengalihkan publik dari persoalan sesungguhnya yaitu pembegalan dan perampokan kedaulatan Partai Demokrat dan perusakan demokrasi di negeri ini,” ujar AHY.

Ia juga merasa tindakan Moeldoko cs telah mencederai asas berpolitik di Partai Demokrat dengan cara menjatuhkan citra partai. “Bagaimana mungkin pejabat petinggi negara mengambil keputusan secara serampangan, gegabah emosional dan jauh dari akal sehat,” katanya.

Baca Juga  Nico Plamonia : Keterbukaan Informasi Publik Adalah Hak Asasi Manusia

“Selama ini motif sikap ini mereka pertahankan, maka selama itu pula kami akan bersatu padu melawannya,” katanya lagi.

Terlebih, sikap Moeldoko yang telah berbohong atas keterlibatannya di KLB Deli Serdang semakin membuktikan dirinya telah terperangkap dalam makelar politik. Hal inilah yang disayangkan oleh AHY.

“Di sisi lain jika KSP Moeldoko menyangkal kebohongan-kebohongan itu, maka dia harus mengakui bahwa ia telah tertipu oleh para makelar politik. Pertanyaannya berani kah KSP Moeldoko mengakui hal ini mengakui atau tertipu para makelar politik,” kata AHY. (rga)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Piala Adipura Diarak dari Bandara ke Sungailiat

BANGKA BELITUNG

DPRD Basel Ingatkan Kades Transparan Dalam Penggunaan ADD

BANGKA BELITUNG

Bangka City Hotel Berikan Hewan Kurban ke Masyarakat

BANGKA BELITUNG

Dibina PT Timah, Kelompok Lingkungan Bangka Hijau Panen Kakap Putih 300 Kg

BANGKA BELITUNG

Disdikbud Basel Tinjau Pelaksanaan UNBK dan USBN se Basel

BANGKA BELITUNG

Babinsa Selat Nasik Latih PBB  Siswa SMP Negeri 1 Selat Nasik

BANGKA BELITUNG

Bupati Ibnu: Jaring dan Giring Atlit Desa Agar Berprestasi di Tingkat Nasional

BANGKA BELITUNG

Erzaldi : Pemprov Siap Merealisasi Semangat Presiden RI dalam Membangun Persatuan dan Kekompakkan
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: