Film “Destiny” Mengisahkan Dua Saudara Kembar yang Terpisah, Berlatar Melayu Bangka

PANGKALPINANG, LASPELA – Nama Bangka Belitung (Babel) kembali menggeliat di dunia perfilman dengan hadirnya film “Destiny” yang akan ditayangkan di Destiny di Cinema XXI Transmart, Pangkalpinang.

Destiny merupakan film karya produser Engel K, film yang mengangkat kental budaya melayu ini dibintangi Marcel Darwin.

Film ini diambil di 2 wilayah di Indonesia, yaitu Pontianak dan Bangka, serta di 2 negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Scene dalam film ini juga lebih banyak diambil di Bangka dan memamerkan keindahan Pulau Bangka.

“Mengisahkan dua orang anak kembar yang terpisah. Satu dibesarkan di Malaysia dan satu dibesarkan di Indonesia tepatnya di Pulau Bangka,” kata Engel, saat melakukan konferensi pers penayangan gala premier film Destiny di Cinema XXI Transmart, Pangkalpinang, Rabu (24/3/2021).

Film ini pun mengajarkan banyak hal, dimulai dari budaya melayu, cinta kasih kepada orang tua dengan dibumbui kisah cinta dua sejoli. Destiny juga diartikan sebagai Takdir yang akhirnya mempersatukan ibu dan anaknya bertemu kembali.

Engel mengungkapkan alasan dirinya memilih budaya melayu sebagai latar belakang cerita filmnya ini, karena budaya melayu mempunyai keunikan tersendiri. “Malayu itu unik dan merupakan budaya asal kita, jadi saya ingin mengangkat itu, untuk lebih memperkenalkan melayu itu seperti apa,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam pun turut menghadiri gala premier film Destiny. Ia menuturkan jika film seperti ini merupakan sebuah ajang mempromosikan daerah.

“Tentu sangat bagus, dengan adanya karya-karya seperti inilah yang dapat mengangkat dan mempromosikan sebuah daerah. Saya berharap film Destiny ini sukses pada penayangannya di seluruh bioskop Indonesia,” ujarnya. (dnd)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: