Home / HUKUM / NASIONAL / NEWS

Kamis, 18 Februari 2021 - 15:17 WIB

Kapolri ke Jajarannya : Jangan Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah!

JAKARTA, LASPELA – Langkah tegas dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap praktik tindak pidana mafia tanah di seluruh Indonesia.

Ia menginstruksikan jajarannya untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus-kasus tersebut. Perintah itu pun sejalan dengan instruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang fokus untuk memberangus praktik mafia tanah.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian khusus Bapak Presiden, dan saya diperintahkan Bapak Presiden untuk usut tuntas masalah mafia tanah,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Sebagai aparat penegak hukum, Sigit menyebut, Polisi harus menjalankan tugasnya untuk membela hak yang dimiliki dari masyarakat.

“Saya perintahkan untuk seluruh anggota di seluruh jajaran untuk tidak ragu-ragu dan usut tuntas masalah mafia tanah, kembalikan hak masyarakat, bela hak rakyat tegakkan hukum secara tegas,” ujar eks Kapolda Banten tersebut.

Baca Juga  Kodim 0431/Babar-PT Timah Bangun Rumah Layak Huni di Dua Desa

Disisi lain, Sigit juga menegaskan kepada jajarannya untuk menindak siapapun yang membekingi, ataupun aktor intelektual di balik sindikat mafia tanah tersebut.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden, saya minta untuk jajaran tidak perlu ragu proses tuntas, siapapun ‘bekingnya’,” ucap Sigit.

Sigit menjelaskan, pemberangusan mafia tanah merupakan bagian dari program presisi atau pemolisian prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Sebagaimana program presisi, proses penegakan hukum harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ucap Sigit.

Terkait kasus mafia tanah, pada tahun 2020, Bareskrim Polri melalui Satgas Mafia Tanah, tercatat melakukan proses penyidikan sebanyak 37 perkara. Sementara itu delapan dalam proses penyelidikan.

Dari penyidikan itu, 12 diantaranya sudah dilakukan pelimpahan tahap II, enam perkara dinyatakan lengkap atau P21 dan 4 diantaranya proses P19 serta tiga kasus SP3.

Baca Juga  Polsek Muntok Bantu Padamkan Api Kebakaran Gudang Milik Warga

Kemudian, Polda Metro Jaya menangkap 1 sindikat mafia tanah. Komplotan tersebut bekerja dengan memalsukan akta tanah dan membuat e-KTP ilegal. Atas kejahatannya korban mengalami kerugian ratusan miliar.

Saat ini, polisi juga sedang mengusut kasus sindikat mafia tanah yang diduga melakukan penipuan sertifikat ibu dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Dalam pengembangannya, Polisi sejauh ini sudah menetapkan 12 orang sebagai tersangka terkait dengan perkara tersebut. Polda Metro Jaya saat ini telah menerima tiga laporan dalam kasus itu.

Laporan pertama dilakukan pada April 2020 lalu terkait rumahnya di Pondok Indah, laporan kedua pada November 2020 terkait rumahnya di Kemang, dan ketiga pada Januari 2021, yang mana masih dalam proses penyidikan.

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

BKKBN Babel Canangkan Bhakti Sosial IBI KB-Kesehatan Guna Mewujudkan Keluarga Berkualitas

BANGKA BELITUNG

Pemkot dan PT Timah Bagikan 780 Both dan Tenda Untuk UMKM

BANGKA BELITUNG

Menteri Edhy Prabowo Sahkan Perairan Pulau Belitung Sebagai Kawasan Konservasi

BANGKA BELITUNG

OTG Positif COVID-19 Punya Riwayat Perjalanan dari Buton

EDU-BUDAYA

Jangan Alergi Kritik!

HUKUM

Kejahatan Seksual Mengemuka, Film & Sinetron Mesti Steril Konten Porno

BANGKA BELITUNG

Ditanya Soal Tambang Timah di Dekat Sungai Perimping, Camat Ini Akan Mengedepankan Keinginan Masyarakat

NASIONAL

Alfred Riedl Nilai Timnas Indonesia Punya Pelapis Sepadan
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: