Home / BANGKA BELITUNG / KABUPATEN BANGKA / NEWS

Kamis, 11 Februari 2021 - 20:59 WIB

Panen Raya di Desa Banyu Asin, Mulkan: Ini Kebanggan Kita Semua

RIAU SILIP, LASPELA  — Bupati Bangka, Mulkan bersama forkopimda di lingkungan Pemkab Bangka panen raya padi sawah seluas 35 hektar di Desa Banyu Asin, Kecamatan Riau Silip, Kamis (11/2/2021).

Panen raya itu sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah guna mewujudkan swasembada pangan.

Bupati Bangka, Mulkan memberikan apresiasi kepada para petani yang telah berhasil dalam mengelola lahan sawah. Dirinya juga mengajak kepada seluruh desa dan kelurahan yang memiliki areal cetak sawah untuk memaksimalkan dan mengotimalkan lahan tersebut.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Masih banyak sawah yang telah dicetak di Kabupaten Bangka dan tugas kita untuk mengelolanya agar masyarakat tidak ketergantungan dengan beras dari luar,” ungkap Mulkan.

Selain itu, Mulkan juga menyampaikan jika di Kabupaten Bangka sendiri tercatat sebanyak 2.948,41 hektar. Luas lahan tersebut hanya mampu mencukupi 21,98 persen kebutuhan beras bagi masyarakat Kabupaten Bangka.

Kendati demikian, perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi serta produktivitas dari lahan sawah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka, Elius Gani mengatakan Desa Banyu Asin memiliki lahan sawah seluas 95 hektar yang terbagi dalam 2 hamparan.

Atas keberhasilan inilah Desa Banyu Asin patut menjadi percontohan bagi desa lainnya dalam pengelolaan sawah.

“Keberhasilan Desa Banyu Asin ini menjadi contoh bagi daerah lainnya yang memiliki lahan sawah. Oleh sebab itu dalam kegiatan ini juga kami melibatkan para kepala desa lainnya yang memiliki lahan persawahan,” ungkap Elius.

Kepala Desa Banyu Asin, Romi menjelaskan keberhasilan desa dalam mengelola persawahan merupakan hasil dari kekompakan dan kerja sama dari seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah untuk masyarakat Desa Banyu Asin sendiri telah mencapai ketahanan pangan beras sendiri. Apabila diakumulasikan maka setiap keluarga memiliki seperempat hektar dan memproduksi 33 karung beras dalam satu tahun. Dan ini telah mampu untuk mencukupi kebutuhan beras keluarga,” jelas Romi. (mah)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Babel Urutan Ke Tiga Tertinggi Di Indonesia Untuk Angka Pernikahan Dini

BANGKA BELITUNG

Kampung Tegep Mandiri Desa Sengir, Contoh Wilayah Tanggap Tangani Covid-19

BANGKA BELITUNG

Tahun 2018 BEI Pangkalpinang Targetkan Sebanyak 1.331 Investor

BANGKA BELITUNG

Kuota Keterwakilan Perempuan di Legislatif Perlu Ditambah

BANGKA BELITUNG

Edang Kusumawaty Turut Melayat Bayi Rahayu

BANGKA BELITUNG

Lada Dan Gula Aren Belitung Jadi Komoditas Ekspor Yang Sangat Menggiurkan

BANGKA BELITUNG

Festival Bahari Sadai, Ajang Promosi Sektor Wisata Bahari Basel

BANGKA BELITUNG

Gubernur Babel Jelaskan Alasan UU Minerba Harus Diuji Kembali
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: