Home / BANGKA BELITUNG / KABUPATEN BANGKA / NEWS / PANGKALPINANG

Selasa, 9 Februari 2021 - 13:11 WIB

Fakultas Teknik UBB akan Gelar Kegiatan 3rd ICoGEE dan SNPPM ke-5

MERAWANG, LASPELA – Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung (UBB) akan kembali adakan Seminar bertaraf Nasional dan Internasional di kegiatan 3rd ICoGEE dan SNPPM ke-5 pada bulan September mendatang.

Dengan menghadirkan para keynote speakers luar dan dalam negeri yang aktif dalam riset bidang energi dan lingkungan.

Hal tersebut di sampaikan Dekan FT UBB, Wahri Sunanda, ST., MEng., bertempat di ruang rapat Gedung Dharma Pendidikan Fakultas Teknik UBB, Senin (8/2/2021) sore.

Menurut Wahri, Revolusi industri 4.0 dan society 5.0 memungkinkan manusia untuk beraktivitas tidak hanya secara fisik melainkan juga secara virtual. Konektivitas dalam berbagai hal melalui internet of thing, big data, 3D-printing, articifial intellegence and genetics, unmanned aerial vehicle, smart machine and robotics merupakan implikasi pada era ini.

“Kegiatan 3rd ICoGEE dan SNPPM ke 5 akan diselenggarakan secara paralel dengan metode virtual conference by zoom pada tanggal 29-30 September 2021,” ujar Wahri yang didampingi para panitia yang terlibat di kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, kebutuhan energi menjadi sektor utama dalam era ini khususnya pada masa pandemi Covid-19 untuk dapat menjalankan semua sistem digital yang saling terintegrasi dari berbagai aktivitas manusia. Peningkatan ketersedian energi tentu menjadi sebuah tantangan besar yang tak terhindarkan ditengah aktivitas konservasi lingkungan hidup.

Lebih lanjut Wahri memaparkan, Konsep green energy merupakan sebuah inovasi dalam menjaga ketersediaan pasokan energi dan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

International Conference on Green Energy and Environment (ICoGEE) dan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (SNPPM) merupakan sebuah konferensi ilmiah tingkat internasional dan nasional yang diselenggarakan secara rutin oleh Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung yang fokus pada isu energi dan lingkungan.

“Kegiatan ICoGEE pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019 sedangkan SNPPM diselenggarakan pada tahun 2017,” ungkapnya.

Wahri menambahkan, pada 3rd ICOGEE kali ini mengusung tema “Innovations of Science and Technology for Suistanable Development of Green Energy and Cleaner Environment”.

“Tema ini menekankan pada pentingnya inovasi sains dan teknologi dalam rangka mengembangkan teknologi green energy yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” terangnya.

“Hal ini juga tercermin dalam topik utama conference ini yaitu mengenai teknologi green energy dan aplikasinya, environmental science dan pengembangan teknologinya serta pengelolaan energi dan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Conference ini tidak hanya untuk para peneliti dan akademisi pada bidang eksak dan keteknikan akan tetapi juga pada bidang lain seperti ekonomi, sosial, hukum dan pendidikan selama berkaitan dengan energi dan lingkungan. Naskah artikel yang diseminarkan akan ditawarkan untuk dipublikasikan dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science yang terindeks Scopus.

Sedangkan pada SNPPM ke 5 mengangkat tema yang relevan dengan 3rd ICoGEE yaitu “Inovasi Sains dan Teknologi untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Energi Nasional”.

Tema ini mencakup beberapa topik diantaranya infrastruktur, perencanaan wilayah, teknologi industri dan manufaktur, sains terapan, komputasi dan pemodelan, rekayasa pertambangan dan ilmu kebumian, teknologi kelautan dan kemaritiman, otomatisasi dan robotika, informasi dan komunikasi, perubahan iklim dan mitigasi bencana, material maju, energi baru terbarukan dan sains sosial.

Dalam seminar nasional ini tidak hanya sebagai even kegiatan deseminasi hasil penelitian akan tetapi juga hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat. Bagi artikel yang terpilih akan ditawarkan untuk dipublikasikan dalam jurnal terindeks sinta.

Pada kegiatan ini juga akan mengundang para keynote speakers luar dan dalam negeri yang aktif dalam riset bidang energi dan lingkungan diantaranya Prof. Taufik dari California Polytechnic State University – USA, Assoc., Prof. Oki Muraza dari King Fahd University of Petroleum and Minerals – Saudia Arabia., Prof. Misri Gozan dari Universitas Indonesia selaku wakil presiden dari Asian Federation of Biotechnology, Prof. Ocky Karna Radjasa dari Universitas Diponegoro selaku Kepala Deputi Sains Kebumian LIPI dan Prof. Jatna Supriatna dari Universitas Indonesia selaku wakil Ketua Belantara Foundation.

Selain itu untuk meningkatkan kerja sama antar institusi maupun asosiasi, panitia menawarkan program co-Host. Program ini sebagai bentuk kolaborasi dalam pelaksanaan seminar internasional dan nasional dalam bentuk partisipasi artikel.

Lebih lanjut, Panitia kegiatan menyampaikan bagi institusi atau asosiasi yang tertarik dengan program ini dapat mengikuti dengan cara mengirimkan minimal 5 artikel dalam kegiatan ICoGEE maupun SNPPM dan sebagai kompensasinya logo institusi atau asosiasi tersebut akan ditampilkan dalam setiap kegiatan.

Selain itu kegiatan ini merupakan sebuah bentuk komitmen nyata Fakultas Teknik dalam mewujudkan UBB sebagai Universitas Riset baik tingkat nasional maupun internasional serta mendorong atmosfer riset produktif khususnya di lingkungan Fakultas Teknik maupun Universitas Bangka Belitung serta kontribusinya terhadap pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Informasi lengkap terkait 3rd icogee dapat diakses pada laman https://icogee.org/ dan untuk SNPPM ke 5 pada laman https://snppm.ubb.ac.id/. (red FT/Humas/wa)

Share :

Baca Juga

BISNIS

Suzuki Segera Hadirkan Motor 250 cc

NEWS

Ini Rekomendasi 10 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur

BANGKA BELITUNG

Reklamasi Tambang Jadi Destinasi Wisata: Pilot Reklamasi Air Kundur 3

BANGKA BELITUNG

Hasil Rapid Test 4 Siswa Calon Inspektur Polisi Dinyatakan Reaktif

BANGKA BELITUNG

Launching SMS Pengaduan Publik, Ini Nomor dan Caranya

BANGKA BELITUNG

DPRD Basel Ingatkan Pansel Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Kerja Profesional

BANGKA BELITUNG

PGK Ingin Buat “Malioboro” di Sepanjang Jalan Ahmad Yani

BANGKA BELITUNG

Terbitkan Buku, Jadi Syarat Guru Untuk Naik Pangkat
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: