50 Pasien Covid-19 Huni Wisma Karantina Bangka Selatan

Oleh: Nopranda Putra


TOBOALI, LASPELA – Guna menekan angka penyebaran Covid-19, pemerintah kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menyediakan tempat karantina atau isolasi mandiri di Diklat Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).

Gedung diklat tersebut disulap jadi wisma Karantina bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 ataupun suspek positif dari rapid antigen dalam naungan Dinas Kesehatan.

Kepala DKPPKB Bangka Selatan, Supriyadi mengatakan untuk di wisma karantina tersebut, sedikitnya dapat menampung 58 pasien yang terpapar Covid-19 dengan 29 kamar termasuk dengan fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) dan fasilitas lainnya.

“Pemerintah daerah menyiapkan 29 kamar sehingga bisa menampung sedikitnya 58 orang dan tersedia fasilitas lainnya sebagaimana mestinya,” kata Supriyadi yang juga Juru bicara Satgas Covid-19 Bangka Selatan, Selasa (9/2).

Ia juga menuturkan untuk saat ini, penghuni di wisma karantina BKPSDMD Bangka Selatan sudah dihuni 50 orang dari 29 kamar yang tersedia.

“Di Wisma Diklat BKPSDMD Basel kapasitas 29 kamar dengan total pasien per Selasa 9 Februari 2021 sebanyak 50 orang dan yang terkonfirmasi covid positif 1 orang, Suspek 49 orang dan yang selesai isolasi atau karantina sebanyak 13 orang,” ujarnya. (Pra)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Pesan Pangdam II AM Putranto pada Pilkada Serentak 2018: “Kondisi Babel Jelang Pilkada Damai, Pertahankan!”

KABUPATEN BELITUNG

Yuslih Buka MTQ Tingkat Kabupaten Belitung Timur

BANGKA BELITUNG

Whatsapp Saja, Masyarakat Tidak Perlu ke Dukcapil Beltim

BANGKA BELITUNG

Pasca Lebaran, Sejumlah PNS di Basel Bolos Masuk Kerja di Hari Pertama

BANGKA BELITUNG

Pengunjung Museum dan Taman Satwa Tanjungpandan Alami Penurunan Pasca Liburan

BANGKA BELITUNG

Polres Bateng Siagakan 150 Personil Amankan Kegiatan Kampanye 2 Paslon

BANGKA BELITUNG

Per 1 Mei 2020, Iuran Peserta Segmen PBPU dan BP Telah Disesuaikan

BANGKA BELITUNG

dr Hotma: Tiga Kali Hasil Swab Negatif, Pasien 02 Kasusnya Dianggap Tidak Ada
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: