Home / BANGKA BELITUNG / Tim Verifikasi DKP Babel Lakukan Pembinaan CBIB ke PT BIM Parit Tiga Jebus

Tim Verifikasi DKP Babel Lakukan Pembinaan CBIB ke PT BIM Parit Tiga Jebus

JEBUS, LASPELA – Dinas Kelautan dan Perikanan Babel melalui Tim Verifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) melakukan kunjungan ke PT. Bakit Indah Mandiri yang berlokasi di Jalan Raya Bakit Parittiga Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Jum’at (7/8/2020).

Tujuan kunjungan Tim Verifikasi dari DKP tersebut yakni dalam rangka Pembinaan Petambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) untuk bisa menerapkan proses produksi udang vaname yang memberi jaminan keamanan pangan.

Saat meninjau lokasi seputaran tambak, dikatakan Ketua Tim yang juga menjabat JFT Pengawas Perikanan Bidang Pembudidayan Ikan, Suti Maryati bahwa PT Bakit Indah Mandiri sudah menerapkan pedoman pembesaran udang vanname yang dianjurkan Kementerian Kelautan dan Perikanan seperti :
– sudah tersedianya biosecurity yaitu celup roda didepan pintu masuk lokasi tambak,
– cuci tangan di areal tambak,
– areal tambak telah terpasang pagar sehingga tidak sembarang personil bisa masuk kawasan tambak,
– in let dan out let sudah memenuhi syarat, serta
– sarana prasarana benih pakan obat-obatan telah mengikuti prosedural.

“Seperti kita ketahui, udang vannamei merupakan komoditas perikanan ekonomis tinggi, artinya mempunyai prospek ekspor yang bagus. Untuk itu, lanjut Suti ketentuan ekspor harus memiliki standar keamanan pangan yaitu telah terbitnya sertifikasi CBIB”, ungkapnya kepada Humas DKP disela-sela kunjungannya.

Namun, tim verifikasi menemukan belum dilakukan treatment pada kolam IPAL 2 dan 3 yang jumlah keseluruhan ada 4 kolam. Sementara kolam 1 dan 4 telah memiliki standar treatment yang baik. Dan anjuran dari pihak tim verifikasi sebaiknya kolam IPAL dilapisi plastik karena dikhawatirkan longsor terkait jenis tanah yang berpasir.

Terpisah, saat di konfirmasi melalui telpon selular, Penasehat sekaligus Penanggungjawab Perusahaan BIM Bambang mengatakan bahwa pengerjaan treatment untuk kolam IPAL 2 dan 3 dilakukan bertahap dikarenakan masih melakukan pengerjaan kolam budidaya.

“Dua hari sebelum lebaran pihak perusahaan mendatangi DKP Babel guna mengikuti rapat tentang Tata Ruang Laut, oleh karena itu kami mengerjakannya step by step untuk treatment kolam 2 dan 3 dan lebih fokus untuk membuat kolam budidaya terlebih dahulu,” jelas Bambang.

Bambang juga menyambut baik kedatangan tim verifikasi dari DKP Babel yang telah melakukan pembinaan dan observasi lapangan sebagai motivasi agar dapat lebih baik lagi dalam hal produksi udang vanname. (Reni Pebrianti Humas DKP/wa)

About winalaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: