Home / BANGKA BELITUNG / Diduga Gangguan Mental, Warga Belinyu Lompat Dari Lantai Empat Hotel

Diduga Gangguan Mental, Warga Belinyu Lompat Dari Lantai Empat Hotel

BELINYU, LASPELA — Warga Kuto Panji Belinyu ditemukan tewas tergeletak di halaman belakang Hotel Dragon Belinyu. Korban yang diketahui bernama Frendi Wibowo alias Afuk (37) tersebut ditemukan oleh Room Boy hotel, Talad pada kamis malam sekitar pukul 18.45 WIB.

Sebelumnya dihari yang sama, Afuk sempat beberapa kali masuk kedalam ruangan fitness di lantai empat hotel sekitar pukul 17.00 WIB. Namun ia terpaksa pulang setelah ditegur oleh salah seorang room boy, Yono.

Yono sendiri sengaja menyuruh korban turun karena salah seorang member fitness memberitahu bahwa Afuk mengalami gangguan jiwa.

Namun sekitar pukul 18.30 WIB, resepsionis hotel, Inne sempat melihat korban datang kembali dan langsung menuju ke lantai empat hotel.

Tak lama berselang, Talad yang melintas di halaman belakang hotel melihat korban sudah tergeletak. pria 28 tahun itupun langsung memanggil karyawan yang lainnya dan langsung membawa korban ke puskesmas belinyu.

Kapolsek Belinyu, AKP Ricky Dwi Raya Putra atas izin Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

“Korban keluar melalui jendela lantai empat lalu diduga korban melompat dari balkon ke lantai dasar dengan ketinggian 17 meter,” ungkapnya, Minggu (2/8/2020).

Sebelum tersungkur, korban diduga mendarat dengan kedua kakinya terlebih dahulu lalu kemudian jatuh kedepan sehingga mengalami luka di bagian kepala.

“Diduga pada saat mendarat, korban bertumpu menggunakan kedua kaki yang mengakibatkan tumit kaki sebelah kanan dan tumit kaki sebelah kiri remuk lalu korban tersungkur sehingga luka di keningnya,” terang Ricky.

Dari hasil pemeriksaan medis di puskesmas Belinyu dan tim identifikasi polres, korban mengalami robek di dahi sepanjang enam centimeter, di atas pelipis kanan 2,5 centimeter, patah tulang kaki kanan dan kiri.

Ricky juga mengatakan bahwa korban memang mengalami gangguan mental.

“Info dari keluarga dan tetangga korban bahwa korban ini dan dua orang adiknya memang mengalami ganguan mental,” tutupnya.(mah)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: