Home / BANGKA BELITUNG / Gara- Gara TI, Kades Puput Diduga Mengintimidasi Warga

Gara- Gara TI, Kades Puput Diduga Mengintimidasi Warga

SIMPANGKATIS, LASPELA– Kepala Desa Puput, Zulkarnain, diduga melakukan aktifitas Tambang Inkonvensional (TI) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Puput, Kecamatan Simpangkatis , Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), tak hanya itu, Zulkarnain juga diduga melakukan intimidasi kepada salah satu warga Desa Puput yang tak ingin disebutkan namanya.

Dari pengakuan warga tersebut, kejadian berawal ketika ia diminta oleh beberapa orang wartawan menunjukkan lokasi TI yang diduga milik Zulkarnain, pada hari Kamis (21/5/2020) seusai beberapa wartawan yang bertugas di Kabupaten Bateng tersebut meliput di daerah tersebut.

“Selesai menunjukkan lokasi TI, kami dicegat oleh pak kades, dia bilang ke kami kenapa kami ikut campur urusan dia, dan mengundang wartawan. Kami tidak pernah mengundang wartawan, kami hanya diminta untuk menunjukkan lokasi TI,” katanya, Jumat (22/5/2020).

Warga tersebut berujar bahwa tak hanya dirinya, orangtuanya juga ikut dipanggil oleh Zulkarnain, sehingga menyebabkan ia sempat berselisih paham dengan orangtuanya.

Warga tersebut mengatakan bahwa ia tidak mengetahui pasti tujuan TI milik kades tersebut, hanya saja manurutnya, kabar yang beredar bahwa kades melakukan aktifitas TI tersebut untuk menimbun area sengon dengan tanah dikarenakan daerah tersebut sering terdampak banjir.

“Namun saya merasa heran jika memang TI tersebut buat kepentingan rakyat, mengapa kades sampai mencegat kami, bahkan ada perangkat desa yang menantang untuk berduel,” ungkapnya.

Warga tersebut mengatakan bahwa aktifitas TI tersebut sudah berjalan sekitar satu bulan, dan ia mengaku pernah melihat ada sakan di lokasi TI tersebut, namun untuk sekarang ia tidak mengetahui pasti apakah masih ada sakan tersebut di lokasi tersebut.

Awak media mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Zulkarnain terkait hal tersebut, namun terlihat tidak ada aktivitas apapun di Kantor Desa Puput, pintu dan teralis kantor desa tertutup rapat.

Awak media kemudian menuju ke rumah Zulkarnain yang letaknya tak jauh dari kantor Desa Puput, sekitar 30 menit awak media berada di depan rumah Zulkarnain, namun terlihat tidak ada akvitas di rumah tersebut. 

Awak media langsung menuju ke lokasi TI yang berada tepat di belakang rumah Zulkarnain, namun tidak ada Aktivitas apapun disana. Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Kades Puput.(*)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: