SUNGAILIAT, LASPELA — Terkait adanya wabah virus Corona atau Covid-19, Ujian Nasional khususnya di wilayah Kabupaten Bangka tahun 2020 ini resmi dibatalkan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka, Rozali membenarkan pernyataan tersebut. Menurutnya hal tersebut dilakukan demi kemanan dan kesehatan.
“Ujian Nasional memang dibatalkan, mulai dari PAUD, TK, Kelompok Bermain, SD sampai SMP, itu kewenangan dari pemerintah Kabupaten Bangka,” ungkap Rozali.
Rozali menjelaskan bahwa pada tahun 2020 ini yang tetap mengikuti Ujian Nasional adalah bagi pelajar yang mengambil jalur kesetaraan.
“Yang dilakukan hanya paket kesetaraan yaitu paket A, paket B dan paket C, karena soal itu sudah dibuat oleh panitia, kemudian mereka (murid) ngambil sendiri dan mengerjakan dirumah, setelah selesai apakah besok atau lusa mereka yang akan mengembalikan,” terangnya.
Untuk nilai kelulusan, kata Rozali, nanti akan diberlakukan sesuai Surat Edaran (SE) yang sudah ditetapkan.
“Untuk tingkat kelulusan SD nanti akan diambil dari semester V, dan SMP dari semester IX, jadi guru yang akan memberi nilai,”ungkapnya.
Rozali juga mengatakan sudah menyampaikan ke Bupati Bangka melalui nota dinas terkait adanya perpanjangan bagi siswa untuk belajar di rumah.
“Berdasarkan rekomendasi Menteri Pendidikan dan Kebudayan, kami ajukan perpanjangan dari tanggal 20 April sampai dengan 30 Mei untuk belajar dirumah, tapi secara formil memang belum kami buat undangnya, dan tadi pak sekda sudah menyetujui, mudah-mudahan pak bupati menindaklanjuti hal itu,” ujarnya. (mah)