Home / BANGKA BELITUNG / Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bateng Puji Pengusaha Yang Mengikuti Anjuran Pemerintah

Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bateng Puji Pengusaha Yang Mengikuti Anjuran Pemerintah

KOBA, LASPELA– Mendengar curhatan dari beberapa pengusaha kafe di Kota Koba yang mengalami penurunan omset lebih dari 50% karena wabah Coronavirus 2019 (COVID-19) yang telah mengharuskan masyarakat menerapkan social distancing, hingga pembatasan jam operasional bagi tempat usaha yang memberikan fasilitas berkumpulnya orang banyak, Kepala Satuan Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Bangka Tengah (Bateng), Bahrun Siregar Sutrisno, mengaku mengapresiasi para pengusaha yang mengikuti anjuran pemerintah dalam hal pembatasan jam operasional.

Bahrun mengatakan bahwa penerapan social distancing merupakan hal yang harus diterapkan untuk menanggulangi COVID-19.

“Ini memang anjuran dari pemerintah pusat, jadi sementara waktu kita harus ikuti dulu, karena ini terkait dengan percepatan waktu selesainya kasus ini,” kata Bahrun, Senin (30/3/2020).

Bahrun mengaku sangat mengapresiasi para pengusaha yang sudah mengikuti anjuran pemerintah, dan ia berharap saat kasus COVID-19 ini selesai, semoga ada perhatian khusus dari pemerintah daerah, seperti misalnya memberikan semacam penghargaan bagi para pelaku usaha.

“Buat yang ingin membeli makanan atau minuman di kafe boleh-boleh saja, tapi harap dibungkus dan jangan nongkrong,” pinta Bahrun.

Anggota DPRD Kabupaten Bateng, Apri Panzupi, mengatakan bahwa omset yang menurun merupakan efek dari banyaknya masyarakat yang semula sering nongkrong di kafe kini lebih membatasi diri karena anjuran pemerintah tentang social distancing.

“Yang sering nongkrong ngopi mungkin mereka sudah membatasi diri, karena memang ada anjuran social distancing, dan Kapolri telah mengeluarkan maklumatnya, dan saya pikir semua pihak memaklumi dan menjaga hal itu, dan bukan hanya warung kopi saja, pedagang pasar dan toko klontong juga mengalami hal yang sama,” kata Apri.

Menurut Apri, pemerintah dan masyarakat saat ini sudah bahu membahu untuk memerangi COVID-19,  dan Apri menambahkan bahwa apapun wabahnya dampak ekonomi pasti terjadi karena ada pembatasan arus orang dan barang, sehingga Apri mengajak agar semua pihak bisa berdoa dan berusaha agar musibah ini bisa cepat berlalu.

“Kami tak henti-hentinya mengajak kawan-kawan teruslah kita ikhtiar, satu diantaranya ikuti anjuran pemerintah yakni social distancing, dan tentunya kami mengapresiasi kepada pengusaha, dan kepada komponen masyarakat, yang dengan sukarela mengikuti anjuran pemerintah, kita sama-sama berdoa semoga yang terbaik untuk negeri ini,” tutur Apri.(*)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: