Home / BANGKA BELITUNG / UMKM Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Dampak Covid-19

UMKM Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Dampak Covid-19

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Pada saat ekonomi masyarakat Indonesia dan global saat ini menurun sebagai dampak merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan menjadi perhatian khusus dan terus didorong oleh Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu menjadi salah satu arahan yang disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman saat melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dalam penanganan wabah Covid-19, di ruang kerjanya, Senin (23/3/2020)

Lebih lanjut, Erzaldi mengatakan UMKM adalah sektor yang relatif kuat dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi seperti waktu lampau.

Lesunya ekonomi Indonesia maupun global saat ini diharapkan Gubernur Erzaldi Rosman tidak akan mempengaruhi perkembangan UMKM, tetapi justru akan menjadi sektor yang semakin meningkat dan menjadi ketahanan ekonomi rumah tangga masyarakat, sekaligus menciptakan lapangan kerja di Bangka Belitung ini.

Oleh sebab itu, dalam rapat koordinasi Erzaldi meminta kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Babel serta Kepala Dinas Sosial Babel untuk membantu dan mendorong masyarakat UMKM ini.

“Kita harus bantu UMKM, karena jika pemerintah tidak bantu UMKM ini, maka akan lebih berdampak pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Erzaldi meminta agar dinas terkait menyiapkan data kegiatan untuk penguatan UMKM, selain memberikan bantuan permodalan kepada pelaku UMKM.

Terkait Realokasi dan Refokusing Anggaran Penanganan Covid-19, kepada dinas terkait agar tidak mengurangi anggaran program UMKM tetapi justru dirubah dengan mengedepankan pelatihan sebesar 35 hingga 45 persen dan sisanya untuk bantuan permodalan. Perubahan ini diharapkan melibatkan dan mendapat pengawalan dari BPKP dan pengawasan dari Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

“Semuanya ini kita lakukan agar ekonomi kita tetap stabil,” ungkapnya.

Sebagai langkah penguatan UMKM dan dukungan ekonomi, Erzaldi meminta Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto yang ikut dalam rapat, dan sebagai bentuk dukungan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemprov Kepulauan Babel pada bulan puasa ini agar menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membeli produk UMKM Bangka Belitung. Bentuk dukungan ASN ini juga dapat berbentuk penyediaan buka puasa (sedekah) melalui pemesan makanan kepada rumah makan lokal untuk panti asuhan dll.

Kepada para pelaku UMKM, Erzaldi juga berpesan agar lebih meningkatkan usahanya serta menyiapkan produk-produk yang ramah terutama pada bulan puasa.

Selain UMKM pada rapat koordinasi ini Erzaldi juga menyinggung tentang dorongan di bidang pertanian. Agar dalam hal ini Dinas Pertanian Bangka Belitung lebih giat dalam pembagian pupuk, bibit, dan lainnya. Hal ini untuk terus dilaksanakan dengan metode yang sangat hati-hati dan waspada.

Erzaldi juga memberi dukungan kepada produksi petani. Komoditi yang saat ini sekiranya tidak memberikan hasil untuk dialihkan kepada komoditi yang lain seperti jagung ataupun cabai, dengan melibatkan koperasi dan kemitraan yang menguntungkan masyarakat.

Langkah-langkah dan kebijakan ini diambil Pemprov Kepulauan Bangka Belitung untuk mewujudkan ketahanan ekonomi Bangka Belitung mengantisipasi dampak penyebaran Covid-19.rill/(wa)

About winalaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: