Oleh: Nopranda Putra
*Ekowisata
PAYUNG, LASPELA – Sebanyak 16 mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Nadung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.
KKN mahasiswa STKIP merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat serta untuk memenuhi nilai SKS mahasiswa dalam melanjutkan tingkatan semester.
Adapun kegiatan KKN di Desa Nadung yakni melakukan pengolahan pohon pelawan yang terkenal di kecamatan itu yakni dengan membuat sebuah pondok hidroponik yang di peruntukan untuk menunjang sektor perekonomian masyarakat berbasis pariwisata.
Ketua KKN STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung di Desa Nadung, Yuda mengatakan pondok hidroponik yang digagas oleh Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung ini menggunakan media bambu dan botol yang disulap menjadi wadah penampung tanaman hidroponik. Tak hanya itu, kata dia juga terdapat beberapa spot foto yang menambah potensi wisata di desa Nadung.
“Pondok hidroponik ini tidak hanya dapat dikunjungi pada siang hari, tetapi juga dapat dikunjungi pada malam hari, karena disana terdapat lampu klap klip yang menghiasi pondok hidroponik pada malam hari,” katanya.
Ia juga berharap pondok hidroponik dapat dijaga dan dirawat secara berkesinambung dan berkelanjutan bukan hanya di kalangan masyarakat, tapi juga ada perhatian dan campur tangan pihak pemerintah desa.
“Kami Berharap pondok hidroponik ini dapat di rawat dan dilanjutkan oleh pihak pemerintah Desa Nadung agar potensi ekonomi dan wisata disana dapat berjalan dan bertahan sesuai yang kami harapkan, serta tujuan dari tanaman hidroponik menjadi penopang ekonomi masyarakat berbasis pariwisata di Desa Nadung,” tukasnya.
Dalam pelaksanaan program KKN Tersebut, mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung memberdayakan masyarakat dan pemuda untuk membantu menjalankan program KKN sesuai dengan tema KKN STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Yakni “Ekowisata”.
“Maka pondok hidroponik ini sangat cocok dengan tema KKN STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung,” imbuhnya. (Pra)