Oleh : Wina Destika
PANGKALPINANG, LASPELA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, kembali melanjutkan Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020 yang sehari sebelumnya telah dilaksanakan, di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (30/01/2020).
Pada pertemuan tersebut, Erzaldi Rosman mengatakan bahwa pelaksanaan rapim kali ini bertujuan melanjutkan rapim sebelumnya untuk membahas beberapa hal. Selain mengevaluasi kinerja perangkat daerah di tahun 2019, kesempatan ini sekaligus menjadi persiapan kegiatan audit yang dilakukan oleh BPK. Beliau menegaskan untuk kembali menargetkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan dikeluarkan oleh BPK RI. Tentunya untuk mendapatkan WTP ini diperlukan kerja keras dan pemahaman yang sama dari seluruh perangkat daerah yang ada.
Pada pertemuan ini, Erzaldi juga menyampaikan bahwa, program ini akan menindaklanjuti hasil rakor gubernur dengan bupati/wali kota beberapa waktu lalu, termasuk rencana beberapa pengalihan aset seperti Tempat Pelangan Ikan (TPI) Baturusa serta masalah sampah Kota Pangkalpinang yang saat ini sudah mengganggu kenyamanan masyarakat. Terkait hal itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang dan wali kota, sehingga dapat menanggulangi permasalahan sampah ini secepatnya.
Rapim kali ini juga kembali membahas beberapa hal untuk meningkatkan sistem integrasi simda, serta tindak lanjut kegiatan kewirausahaan yang berkaitan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan program ini, Erzaldi berharap agar KUR tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Mengingat serapan KUR di Provinsi Bangka Belitung tahun lalu hanya sebesar 0,5 persen dan menempatkan Bangka Belitung di urutan 28 dari 34 provinsi yang ada.
“Tahun lalu sangat kecil sekali. Hanya 0.5 persen dari total KUR yang disediakan oleh pemerintah pusat. Oleh sebab itu, perlu diambil beberapa strategi kebijakan, sehingga KUR pada tahun ini secara maksimal dapat diserap oleh para petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Babel sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya
Pada pertemuan ini, beliau juga mendengar laporan dan masukan dari beberapa kepala dinas, terkait kendala dan permasalahan yang ada.
Ikut mendampingi Gubernur Erzaldi Rosman yaitu Pj. Sekda Babel, Yulizar Adnan, dan seluruh Kepala OPD di Lingkup Pemprov Babel.rill/(wa)