Home / BANGKA BELITUNG / Cuaca Ekstrem Nelayan Pilih Tak Melaut

Cuaca Ekstrem Nelayan Pilih Tak Melaut

Oleh : Wahyu Fajarullah

SUNGAILIAT, LASPELA – Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi membuat banyak nelayan tak berani melaut, sebagian terpaksa menyandarkan kapalnya di Pelabuhan Jelitik Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (8/1).

Cuaca yang tidak menentu membuat nelayan harus bepikir ulang untuk pergi melaut menangkap ikan, salah satunya Yusman (24).

Pemuda yang sudah Bertahun-tahun menjadi nelayan ini mengungkapkan, jika cuaca teduh tangkapan ikan bisa sampai 300 kg sekali melaut, tetapi jika gelombang tinggi kadang mereka tidak mendapatkan sama sekali hasil laut (ikan).

“Kalau cuaca bagus biasanya sekali melaut kita dapat 200 kg sampai 300 kg, kalau cuaca tidak menentu (gelombang tinggi) kadang gak dapat malah tekor,” ungkapnya.

Sambil membersihkan kapalnya Yusman menjelaskan, ada bulan-bulan tertentu untuk cuaca ekstrem biasanya terjadi pada bulan Desember ( akhir tahun) sampai bulan Februari (awal tahun).

“Biasanya dari bulan Desember sampai bulan 2 (Februari) cuaca ni macem ni (gelombang tinggi), “jelasnya dengan bahasa Bangka.

Efek dari cuaca buruk seperti ini membuat harga ikan dipasaran menjadi tinggi, ikan kerisi yang biasanya dijual 20 ribu per kilogram ketika cuaca teduh sekarang bisa mencapai 60 ribu per kilogram saat gelombang tinggi.

Tingginya gelombang air laut di perairan Kabupaten Bangka akhir – akhir ini membuat Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono melalui Kasat Polair Polres Bangka memberikan himbauan kepada para nelayan dan masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka untuk lebih berhati-hati dan waspada, pada Rabu (8/1).

“Kami menghimbau kepada para nelayan dan masyarakat khususnya di sekitar wilayah pesisir pantai agar senantiasa berhati hati mengingat cuaca dan gelombang tinggi yang terjadi pada akhir – akhir ini diwilayah kita,”ujar Kasat Polair.

Diharapkan nelayan lebih mengutamakan keselamatan berlayar dengan memperhatikan kelengkapan alat navigasi maupun kelengkapan keselamatan pribadi.

“Cuaca sekarang tidak menentu, Kalau cuaca buruk sebaiknya para nelayan jangan melaut. Istirahat saja dirumah, waspada dan deteksi dini sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Gelombang tinggi dan angin kencang bisa memicu kecelakaan laut,” pungkasnya.(wah)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: