Home / BANGKA BELITUNG / Sidak Jelang Nataru, TJKPD Babel Temukan Makanan Kadaluarsa dan Kemasan Rusak

Sidak Jelang Nataru, TJKPD Babel Temukan Makanan Kadaluarsa dan Kemasan Rusak

Oleh : Wina Destika

SUNGAILIAT, LASPELA – Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (TJKPD) Bangka Belitung (Babel), menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) produk pangan dan makanan di sejumlah Pasar Tradisional dan Modern yang ada di Kabupaten Bangka.

Dalam Sidak menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Senin (16/12/2019) itu, TJKPD Babel berhasil menemukan sejumlah produk makanan dan minuman yang sudah kedaluarsa, kemasan rusak, tidak ada izin edar dan adanya kemasan yang masih belum menggunakan Bahasa Indonesia karena produk import.

Lokasi yang dilakukan Sidak adalah Pasar Kite Sungailiat, Swalayan Puncak Sungailiat, Chrisco Sungailiat, Mega Mart Sungailiat.

Koordinator tim yang juga Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Babel, Suzanna Kartikasari menjelaskan, Sidak ini digelar untuk memastikan produk makanan dan olahan makanan aman menjelang Natal 2019 dan tahun baru 2020.

Dengan adanya Sidak ini, kata dia, akan memberikan rasa aman bagi konsumen atau masyarakat sekitar yang ingin membeli produk makanan maupun minuman yang diinginkan.

Pada kesempatan itu, Suzanna meminta pemilik usaha untuk mengeluarkan barang dari rak pajangan barang untuk di-retur ataupun memusnahkan barang tersebut, agar tak dijual lagi. “Kita minta barangnya ditarik atau dimusnahkan biar tidak dijual lagi,” ujar Suzanna.

Berkenaan dengan hal tersebut, Suzanna mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam membeli produk makanan dipasaran.

Hal senada diungkapkan Andrianus Fajar P. Hutabarat selaku Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Pangan Babel.

Katanya, pengawasan di 4 lokasi yang ada di Sungailiat itu dilakukan, untuk menjamin keamanan pangan menjelang Nataru.

“Dari hasil pengawasan yang dilakukan, terdapat produk – produk yang kedaluarsa masih dipajang, kemasan produk yang sudah rusak, dan beberapa produk yang tidak memiliki izin edar,” beber Fajar.

Fajar berharap kepada pelaku usaha agar melakukan pengawasan terhadap produk makanan yang di jual, sehingga tidak merugikan masyarakat konsumen.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk jeli dan teliti dalam membeli produk yang akan di konsumsi, agar tidak merugikan diri sendiri ataupun keluarga.

Selain memeriksa makanan, TJKPD juga akan melakukan uji lab bagi produk makanan pangan seperti ikan tongkol, cabai hijau yang diambil sampelnya dari Pasar Kite Sungailiat.rill/(wa)

About winalaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: