Home / BANGKA BELITUNG / Disdagkopukm Banyu Asin Study Tiru Sistem ER_USIP Di Pasar Kayu Besi

Disdagkopukm Banyu Asin Study Tiru Sistem ER_USIP Di Pasar Kayu Besi

Oleh: Jon Piter Wartawan Laspela

KOBA, LASPELA- Pasar Kayu Besi kabupaten Bangka Tengah dipilih Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkopukm) Kabupaten Banyu Asin, Provinsi Sumatera Selatan, sebagai studi tiru implementasi sistem pembayaran non tunai Elektronik Retribusi Pasar (ER_USIP).

Kegiatan studi tiru ini didampingi oleh Disperindagkopukm Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Sabtu (30/11/2019).

Kabid Perdagangan Disperindagkopukm Bateng, Royter Gerbangka, menjelaskan bahwa ER_USIP merupakan inovasi yang dikembangkan oleh timnya pada tahun 2017 yang tujuannya sebagai bentuk pemanfaatan teknologi di lingkungan masyarakat khususnya pasar, mempercepat pelayan publik terhadap pemungutan retribusi pasar lebih efektif, efisien, dan transparan, menghindari pungli atau penyelewengan uang retribusi pasar, dan penerimaan uang retribusi langsung masuk ke rekening kas daerah.

“Pasar Kayu Besi telah kita terapkan penggunaan Sitem ER_USIP sejak Juli 2017, dan berjalan sukses sehingga ada beberapa daerah yang belajar tentang sistem ini,” kata Royter.

Royter menerangkan bahwa sistem ER_USIP ini cara kerjanya adalah setiap pedagang memiliki kartu ER_USIP yang ditaping ke mesin electronic data capture (EDC) dalam pembayaran, kemudian akan keluar struk sebagai bukti pembayaran bagi pedagang.

“Pedagang tinggal mengisi saldo kartunya saja di Bank Sumsel Babel dan melakukan pembayaran menggunakan kartu ER_USIP yang ditempelkan ke mesin EDC yg dibawakan oleh operator pasar setempat,” ungkap Royter.

Royter berharap agar sistem ER_USIP yang menggandeng Bank Sumsel Babel dapat diterapkan di pasar- pasar lain di Bateng guna meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan transparansi di lingkungan pasar, serta tidak menutup kemungkinan untuk penggunaan ER_USIP untuk pembayaran lainnya seperti pajak.

“Saya berharap semua pasar di Bateng menggunakan sistem ini, dan semoga konsep yang telah sukses diterapkan di Pasar Kayu Besi ini dapat mengcover pembayaran lainnya seperti pajak,” jelas Royter.

Kasi Pendapatan Retribusi Disdagkopukm Kabupaten Banyu Asin, Elly, mengatakan bahwa kunjungan ini dalam rangka studi tiru untuk mempelajari sistem pembayaran non tunai ER_USIP.

“Kunjungan ini guna mempelajari sistem ER_USIP yang telah diterapkan di Pasar Kayu Besi, agar bisa kami terapkan di Kabupaten Banyu Asin guna meningkatkan kualitas pelayanan di daerah kami,” jelas Elly.(*)

About wahyulaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish