Home / BANGKA BELITUNG / Ratusan Pembina UKS Mengikuti Workshop Model Sekolah Sehat

Ratusan Pembina UKS Mengikuti Workshop Model Sekolah Sehat

Oleh: Andini Dwi Hasanah

TANJUNGPANDAN, LASPELA – Ratusan pembina Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Unit Kesehatan Madrasyah (UKM) mengikuti workshop model sekolah sehat di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung.

Kegiatan Expo UKS/M terlaksana selama 3 hari. Berbagai lomba akan digelar kategori tingkat Kabupaten Belitung.

Kegiatan Expo ini dibuka langsung oleh Bupati Belitung Sahani Saleh, dirinya mengatakan dalam halnya sekolah-sekolah dikenalkan dengan UKS, hal itu bertujuan dengan mengajari anak-anak hidup sehat dengan menjaga kebersihan.

“kegiatan ini untuk lebih meningkatkan pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Kemudian Bupati yang akrab disapa Sanem ini menyebutkan bahwa tidak ada sekolah di Kabupaten Belitung, dari TK hingga SMP yang tidak memiliki UKS, namun perlu adanya peningkatan saja.

” kegiatan ini untuk memberikan materi atau pembinaan kepada tenage pembina atau guru guru UKS,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Suhandri, mengatakan hal ini dilakukan sebagai bentuk membiasakan siswa di Kabupaten Belitung, baik tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Dengan kegiatan ini, kami membuka wawasan guru – guru untuk lebih fokus memahami penting nya masalah kesehatan ini. Kami harap lima sampai sepuluh tahun kedepan, generasi kita sudah oke (memahami tentang penting nya kesehatan),” katanya.

Kemudia kata Suhandri, Agar implementasi Akselerasi Pembinaan dan Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah ini dapat diwujudkan sesuai dengan tujuan, perlu dilakukan Pengembangan Model Akselerasi Pembinaan dan Pelaksanaan UKS di Kabupaten Belitung yang diselenggarakan selama 3 hari ke depan.

Dimulai dari Workshop Model Sekolah Sehat bagi kepala Sekolah/Guru UKS dari tingkat SD-SMA sederajat se-Kabupaten Belitung dan dilanjutkan dengan 8 perlombaan mulai tingkat TK/PAUD sampai dengan SMA.

“Untuk itu, saya sangat berharap bahwa ke depannya kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan, utamanya dirangkul oleh Tim Pembina UKS Kabupaten, sehingga kita
harapkan ke depannya mindset yang selama ini berkembang bahwa UKS adalah hanya tanggung jawab dari sektor kesehatan saja dapat kita ubah karena UKS merupakan tanggung 4 lintas sektor terkait,” katanya. (din)

About wahyulaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish