Home / BANGKA BELITUNG / Ribuan Peserta dari 34 Provinsi Ikut Meriahkan PRB 2019

Ribuan Peserta dari 34 Provinsi Ikut Meriahkan PRB 2019

Oleh : Wina Destika

BANGKA TENGAH, LASPELA – Ribuan peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia ikut serta dalam meriahkan kegiatan Bulan Penanggulangan Risiko Bencana (PRB) 2019, dengan melakukan eksplorasi ke berbagai desa di Kabupaten Bangka Tengah.

“Dikunjungan ini para peserta melihat lebih dekat masyarakat dan kebudayaan di Bangka Belitung, serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo di sela-sela melakukan kunjungan field trip dan penanaman pohon, ke Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (12/10/2019).

Ia mengatakan, Bangka Belitung termasuk relatif aman dari berbagai macam bencana, baik gempa bumi, gunung berapi, maupun tsunami.

“Insya Allah di Babel tidak ada bencana, karena sepanjang sejarah yang tercatat, belum pernah ada gempa dan tsunami di wilayah Bangka, dan ini adalah barokah, karunia dari Allah SWT,” ujar Doni.

Lebih lanjut, Doni mengatakan kegiatan penanaman pohon ini sangat perlu dilakukan, terutama dilahan-lahan kritis, mengingat Bangka Belitung memiliki banyak lokasi bekas tambang yang dapat menjadi potensi bencana alam, jika hanya selalu di eksploitasi namun tidak ditanam kembali.

Selain mengenai penanaman pohon kembali sebagai antisipasi bencana banjir, masyarakat juga harus mewaspadai kebencanaan pada lahan gambut yang mengalami pengeringan, karena potensi kebakaran di lahan gambut dapat menjadi semakin besar jika terjadi pengeringan.

“Ini disebabkan oleh fungsi penyerapan air pada gambut yang sangat kering akan sulit dilakukan, karena gambut sudah tidak berfungsi sebagai tanah, dan sifatnya pun sama seperti kayu kering,” jelasnya.

Doni menambahkan, ketika lahan gambut kering, api kecil atau bahkan rokok pun bisa memicu kebakaran. Api tersebut bisa menyebar hingga lapisan gambut dalam yang kedalamannya bisa mencapai empat meter. “Walaupun api di permukaan sudah padam, bukan berarti api di lapisan dalam juga padam. Karena api ini pun bisa bertahan lama, berhari-hari, bahkan berbulan-bulan hingga menjalar ke lokasi lain. Selain potensi bahaya kebakaran, lahan gambut saat terbakar juga akan menimbulkan asap, dan asap ini akan membahayakan kesehatan manusia,” terangnya.

“Kita perlu menjaga alam, dengan kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Untuk itu, kegiatan BNPB ini menjadi momentum untuk menyosialisasikan mengenai potensi bahaya bencana alam apabila tidak dijaga dengan baik,” tutupnya.(wa)

About winalaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish