Home / BANGKA BELITUNG / Gubernur Babel Buka Survey Akreditasi SNARS Edisi I KARS RSUD Soekarno

Gubernur Babel Buka Survey Akreditasi SNARS Edisi I KARS RSUD Soekarno

Oleh : Wina Destika

AIR ANYIR, LASPELA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Selasa (1/10/2019) pagi, membuka Kegiatan Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi I, oleh Tim Survelop Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Ruang Pertemuan Eko Maulanan Ali, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr (HC) Ir Soekarno, yang berada di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Babel.

Tim Survelop Komisi Akreditasi Rumah Sakit melakukan survei kepada RSUD Soekarno, dengan tujuan meningkatkan pelayanan RSUD Soekarno.

Erzaldi Rosman menyambut baik kehadiran Tim Survelop Komisi Akreditasi Rumah Sakit untuk melakukan Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit Edisi I, RSUD Soekarno.

“Kita menyambut baik Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit Edisi I ini, yang sekarang kita dalam posisi perdana, dengan harapan ada loncatan dan ini sebagai usaha kita, ingin mengetahui sejauh mana kondisi sekarang. Tidak ke kanan ke kiri, tentunya apa yang sudah dipersipakan, kalau memang sesuai kebijakan pemerintah daerah kenapa tidak dilakukan dan terus kita tingkatkan,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya kunjungan Tim KARS ke RSUD Soekarno ini, RSUD Soekarno kedepannya lebih mampu meningkatkan mutu pelayanannya kepada masyarakat.

“Dari tahun-ke tahun sudah dirasakan, baik dari segi fasilitas dan pelayanan sudah berkembang di RSUD Povinsi ini, terutama di bedah syaraf, jantung, kenser, ini terus berkembang. Sekali lagi, SNARS Edisi I, untuk menyempurnakan apa yang kita rencanakan, sehingga tidak salah arah kedepanya,” ujarnya.

Direktur Rumah Umum Daerah Soekarno, dr. Armayani, Sp. B mengungkapkan, kegiatan ini untuk mengejar go paripurna. RSUD Soekarno ini masih belia dan sudah terakreditasi tahun 2015 agar memenuhi tantangan jaman.

“Rumah Sakit tanpa akreditasi, maka akan dibekukan oleh BPJS, itu pasti, dan sudah ada akibatnya merugikan Rumah Sakit dan masyarakat,” ujar Armayani.

Oleh karena itu, Armayani menghimbau kepada kawan-kawannya di RSUD Soekarno untuk tetap semangat dalam melaksanakan Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit Edisi I ini, dan tetap menjaga pelayanan di RSUD Soekarno sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Tim Survelop Komisi Akreditasi Rumah Sakit, DR. Azwir Dahlan, SP. PD,M. Kes dalam sambutan singkatnya memperkenalkan 3 orang anggota tim yang dibawanya, yaitu DR. Wibowo Budisusilo, Sukijat, MPH, DR. Fachari Razi, Sp.Og, Mars dan I Dewa Putu Atlit Panca gunawan, S. Kep, NS.

Keberadaan Tim ini, kata dia, dengan tujuan untuk Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit Daerah Soekarno.

Pembukaan Survey Akreditasi Standar Nasional Akeditasi Rumah Sakit Edisi I, turut dihadiri Kepala Dinas Kesahatan Provinsi Babel, Pejabat Administrator, Pengawas, Ketua komite serta anggota Civitas Hospital RSUD Soekarno.rill/(wa)

About winalaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish