Home / BANGKA BELITUNG / 20 Hektar Sawah Kekeringan Akibat Kemarau Panjang

20 Hektar Sawah Kekeringan Akibat Kemarau Panjang

Oleh: Andini Dwi Hasanah

TANJUNGPANDAN, LASPELA– Lahan Pertanian Sawah seluas 20 hektar di Kabupaten Belitung, mengalami kekeringan dikarenakan kemarau panjang di daerah itu sejak tiga bulan terakhir.

“Ada 20 hektar sawah mengalami kekeringan karena sawah tersebut murni tadah hujan sehingga sekarang kondisinya kering,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly saat ditemui Laspela, Kamis (19/09/2019).

Destika menyebutkan adapun lahan sebanyak 20 hektar tersebut tersebar di beberapa kecamatan yaitu di Membalong, Badau dan Sijuk, Selat Nasik, namun kecamatan Membalong yang memiliki lahan sawah kekeringan paling besar mencapai 8 hektar.

Dirinya mengatakan, adapun luas keseluruhan tanaman padi dan sawah di kabupaten Belitung mencapai sekitar 700 hektar, kebun lada seluas sekitar 6.000 hektar dan kebun hortikultura seluas 1.000 hektare.

Selanjutnya dikatakan Destika, selain berdampak kepada tanaman padi kondisi kekeringan tersebut juga berdampak terhadap jenis pertanian lainnya.

“Namun untuk tanaman hortikultura kondisi kekeringan ini masih bisa diatasi oleh para petani. Karena mereka menggunakan pompa air untuk penyiraman,” katanya.

Kemudian Destika mengatakan guna mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya mendorong agar petani nantinya dapat mengasuransikan sawah mereka melalui program pemerintah saat ini yaitu Asuransi Usaha Tani Pertanian.

“Hanya saja kemarin masih banyak petani yang belum mengurus asuransi tersebut,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, hal tersebut penting dilakukan guna mengurangi resiko kerugian dari tanaman padi dan sawah yang puso atau gagal panen.

“Apabila nanti kondisi diserang hama atau kemarau petani-petani kami bisa terbantu dengan kondisi itu,” tuturnya.

Destika berharap di tahun 2020 mendatang agar petani di kabupaten Belitung menjadi anggota asuransi tersebut, untuk membantu pertanian mereka apabila mengalami masalah.

“Tahun depan kita giatkan sosialisasi, dan petani kan tidak bayar,” pungkasnya. (din)

About wahyulaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish