Home / BANGKA BELITUNG / CV. Prima Mandiri Utama Akui Sudah Perbaiki Rusaknya Monumen GMT

CV. Prima Mandiri Utama Akui Sudah Perbaiki Rusaknya Monumen GMT

Oleh: Nopranda Putra

TOBOALI, LASPELA – CV. Prima Mandiri Utama akan bertanggung jawab atas kerusakan bangunan monumen GMT di Pantai Kerasak, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang jadi sorotan DPRD Basel.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Basel, Haris Setiawan mengatakan bahwa kerusakan retaknya bangunan GMT sudah diperbaiki oleh CV. Prima Mandiri Utama selaku kontraktor monumen GMT itu yang telah menelan sebesar Rp. 1.353.120.000 dari APBD Basel tahun anggaran 2018.

Ia berdalih kalau kerusakan beberap item itu diakui dia sudah diperbaiki beberapa hari lalu sebelum habis masa pemeliharaannya.

“Iya, sebenarnya sudah diperbaiki sebelum habis masa pemeliharaannya, nanti saya cek lagi, soalnya beberapa hari yang lalu sudah diperbaiki,” katanya kepada wartawan, Kamis (1/7).

Sementara itu, Pejabat pembuat komitmen (Ppk) bangunan monumen GMT itu, Yudi menuturkan untuk pengelolaan itu sudah bekerjasama dengan pokdarwis Pantai Kerasak.

Bahkan, ia meminta tahap pemeliharaan dilakukan secara berkala oleh Instansi terkait dan dianggarkan dengan alasan bangunan yang sudah berdiri dapat berfungsi dan bagus terus.

“Kalau tidak salah pengelolaannya juga dinas sudah ada kerjasama dengan Pokdarwis, mudah-mudahan kedepannya dinas menganggarkan pemeliharaan tiap tahunnya buat bangunan bangunan yang sudah berdiri dan berfungsi, biar bagus terus,” kata Yudi kepada wartawan, Kamis (11/7).

Selain itu, ia juga mengakui adanya temuan kekurangan volume pada bangunan monumen GMT tersebut yang jadi pemicu temuan BPK pada tahun anggaran 2018 lalu.

“Kekurangan volume yang menjadi LHP BPK akan dibayar oleh kontraktornya ke kasda sebelum 60 hari dari tanggal LHP BPK terbit. Dan kontraktornya pun siap (bayar,red),” ujarnya.

Menurut dia, kerusakan kemaren di lantai 2 tangga karena banyaknya pengunjung naik. “Sedangkan materialnya baru plester lantai karena kemarin tidak cukup anggarannya, dan rencana memang mau dua tahap pekerjaannya kemarin,” tukasnya.

Terpisah, perwakilan pihak CV. Prima Mandiri Utama, Rizal mengungkapkan kerusakan bangunan GMT sudah diperbaiki. Dan perbaikam terakhir pada bagian tangga yang retak dan pecah pecah.

“Oo iya pak, makasih info, terakhir sudah ada perbaikan untuk bagian tangga pada akhir juni kemarin pak,” kata Rizal kepada wartawan, Kamis (11/7).

Dan saat ini, lanjut dia sudah dieprbaiki dan kemabali rapi. “Sudah rapi, sudah pak,” lanjutnya. (Pra)

About nputralaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish