Home / BANGKA BELITUNG / Apa itu Stunting? dan Bagaimana Pencegahannya?

Apa itu Stunting? dan Bagaimana Pencegahannya?

Oleh: Jon Piter Wartawan Laspela

KOBA, LASPELA- Apa itu Stunting? dokter Puskesmas Koba, Kabupaten Bangka Tengah(Bateng), dr. Tomi Fernando, menjelaskan tentang Apa itu Stunting, penyebab, serta penanggulangannya, berikut penjelasannya,
“Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan standar umurnya, atau stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi makro dan mikro, khususnya protein dan kalsium selama 1000 hari pertama kehidupan, yaitu di masa awal kehamilan sampai usia bayi 2 tahun.
Stunting jika tidak ditangani dengan baik bukan hanya mengakibatkan anak memiliki tumbuh pendek, tetapi kemampuan belajar dan kognitif nya pun lemah, dan anak akan mudah lelah dan kurang lincah,” jelas Tomi kepada awak media Laspela, Kamis(11/7/2019).

dr. Tomi menambahkan bahwa stunting hanya bisa ditanggulangi saat masa kehamilan hingga usia bayi 24 bulan.
Apabila anda rutin memeriksa janin anda selama kehamilan, petugas kesehatan pasti akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi makanan bergizi yang cukup dan beragam, dan petugas juga akan memberikan suplemen tambahan yang berguna untuk mencukupi kebutuhan gizi janin di dalam kandungan.
Begitu juga halnya setelah bayi dilahirkan, dengan rutin membawa anak anda ke pelayanan kesehatan terdekat setiap bulan, baik ke dokter, bidan, Posyandu, atau pun Puskesmas terdekat, maka petugas kesehatan akan dapat memantau tumbuh kembang anak anda sehingga menghindari anak anda dari stunting.

“Hanya sampai usia anak 2 tahun kita bisa memperbaiki kecendrungan stunting pada bayi, yang paling penting adalah pemberian ASI eksklusif, Ibu harus cukup asupan air dan gizi, karena dia akan memberikan ASI kepada bayinya di 6 bulan pertama, dan ASI ditambah dengan MP-ASI Makanan Pendamping ASI) pada usia bayi 6 hingga 24 bulan,” pungkas Tomi.

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish