Home / BANGKA BELITUNG / Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55, Erzaldi Berharap Petugas Kerja Profesional

Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55, Erzaldi Berharap Petugas Kerja Profesional

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengingatkan petugas pemasyarakatan untuk bersikap profesional dalam bertugas.

Hal ini disampaikan pada saat upacara digelar di Halaman Gedung Mahligai Babel, Senin (29/4/2019) dengan mengusung tema “Pemasyarakatan Pasti”.

Ia mengatakan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan bukan hanya sebagai upaya mengenang sejarah, namun menjadi daya pacu untuk meningkatkan pengabdian dalam menciptakan pemasyarakatan yang lebih baik.

“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 tentu tidak hanya dijadikan sebagai nostalgia semata atau mengenang history. Peringatan itu harus mampu menjadi spirit, daya pacu, meningkatkan legacy yang baik untuk meneruskan semangat juang dan pengabdian para pendahulu yang telah menegakkan dasar-dasar pemasyarakatan,” ujarnya.

Erzaldi mengatakan perjuangan yang dilakukan oleh tokoh pemasyarakatan terdahulu bukanlah sebagai filosofi balas dendam atas perbuatan yang dilakukan warga binaan, namun sebagai upaya untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu dalam membina narapidana.

“Keberanian mengambil sikap untuk meninggalkan filosofi pembalasan, menuju filosofi pemasyarakatan yang dilakukan oleh pendahulu kita adalah merupakan dasar bagi kita untuk terus melanjutkan cita-cita mereka,” jelas Erzaldi.

Dia menambahkan indikator pemulihan warga binaan adalah kemampuan untuk meningkatkan kepribadian narapidana. Sehingga warga binaan yang telah menyelesaikan masa di dalam lembaga pemasyarakatan agar menjadi warga negara yang berguna bagi bangsa dan negara.

“Indikator keberhasilan pemulihan kesatuan lingkungan hidup dan penghidupan terletak pada kemampuan pemasyarakatan dalam memperbaiki dan meningkatkan kapasitas narapidana. Baik dalam dimensi kepribadian, mental, spiritual, maupun dalam dimensi kemandirian. Bukan hanya secara ekonomi, mampu mandiri dalam menjalankan kehidupannya kembali. Menjadi warga negara yang berguna bagi bangsa dan negara,” kata dia.

Rangkaian Upacara Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 diisi dengan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Terbuka.(wa)

About winalaspela

x
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish