Home / BANGKA BELITUNG / Warga Air Menduyung Dihebohkan Penemuan Granat Sisa Perang

Warga Air Menduyung Dihebohkan Penemuan Granat Sisa Perang

SIMPANG TERITIP, LASPELA – Warga Dusun Anyai, Desa Air Menduyung, pada jumat pagi, dihebohkan dengan penemuan sebuah granat nanas, di duga peninggalan zaman perang dunia dahulu.

Granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Ajar Aswad, warga Desa Bukit Terak, Kecamatan Simpang Teritip, di area pemakaman keluarganya, yang terletak di Desa Air Menduyung, (19/4/2019)

Menurut Ajar, saat itu dirinya baru usai membersihkan makam milik keluarganya, saat dia tengah beristirahat disamping pemakaman tersebut, tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah benda di bawah selangkangnya.

Awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa benda tersebut sebuah granat, dirinya mengira benda tersebut hanyalah sebuah dinamo untuk lampu pada sepeda, Ajar bahkan sempat menimang-nimang benda tersebut dengan tangannya.

Namun kemudian dirinya merasa ada keanehan pada benda tersebut. Setelah Ajar memperhatikan dengan seksama, dirinya baru menyadari bahwa benda tersebut mirip dengan granat yang pernah dilihatnya di sebuah film.

Tak ingin sesuatu yang buruk terjadi, Ajar kemudian menghubungi perangkat Desa Air Menduyung, yang kemudian meneruskan laporannya ke Polsek Simpang Teritip.

Mendapati laporan tersebut, Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi beserta jajaran langsung mendatangi TKP.

Menurut Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Firman Andreanto, benda tersebut memang sebuah granat yang kemungkinan sisa perang dunia dulu.

“Dari kondisi granat yang sudah terlihat lapisannya sudah terkikis oleh karat, sepertinya itu peninggalan zaman perang dulu. Kami mengapresiasi tindakan masyarakat yang cepat memberitahukan ke kami, sehingga tidak menimbulkan kejadian yang bisa membahayakan atau merugikan,” ujar Kapolsek.

Kini granat tersebut telah diamakan di Mapolsek Simpang Teritip untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(and)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish