Home / BANGKA BELITUNG / Jokowi : Pesta Demokrasi Jangan Sampai Memecahkan Kita

Jokowi : Pesta Demokrasi Jangan Sampai Memecahkan Kita

OLEH : DINDA AGUS TIANTIE

PANGKALPINANG, LASPELA – Dalam kata sambutannya saat menghadiri penyerahan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat Bangka Belitung (Babel) yang berlangsung di GOR Sahabudin, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengungkapkan Pesta Demokrasi jangan sampai memecah persatuan Negara Republik Indonesia. Kamis (14/3/2019).
“Jangan sampai adanya Pesta Demokrasi membuat kita menjadi terpecah, masa setiap pesta demokrasi, selalu ada masyarakat yang enggak tegur-terugan itu gimana,” kata Jokowi.
Jokowi juga merasa risih atas adanya berita-berita hoax yang tersebar dan sangat mempengaruhi dan meresahkan masyarakat. Seperti Adzan tidak diperbolehkan hingga dilegalnya perkawinan sesama jenis.
“Banyak sekali berita di luar sana, yang ada kabar Adzan tidak diperbolehkan, Pendidikan Agama dihapuskan, ada lagi perkawinan sesama jenis dilegalkan, dan lainnya, loh kita ini kan Negara muslim terbesar di dunia, tidak mungkin ada yang seperti itu,” ungkapnya.
“Indonesia punya norma-norma agama, punya norma-norma kesusilaan, siapapun Presidennya saya yakin tidak akan mungkin berani melakukan itu,” lanjutnya.
Untuk itu , Jokowi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpikir jernih, berpikir Nasionalis, dan gunakan hati nurani.
“Marilah kita berpikir jernih, berpikir Nasionalis, gunakan akal kita, gunakan hati nurani kita, jangan sampai tersebar kabar-kabar fitnah,” ajaknya. (dnd)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish