Home / BANGKA BELITUNG / Pemilu 2019, Gubernur Ingatkan Kaum Milenial Cerdas Memilih Jangan Terpengaruh Uangnya

Pemilu 2019, Gubernur Ingatkan Kaum Milenial Cerdas Memilih Jangan Terpengaruh Uangnya

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mengingatkan kepada masyarakat di Babel, khususnya kaum milenial untuk cerdas dalam memilih baik calon anggota legislatif maupun calon Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019 mendatang.

“Ingat!..cerdas memilih disini bukan hanya memilih semata dan jangan golput, tetapi harus tau dengan akal yang sehat, memilih siapa yang bakal dipilih. Artinya, pemilih cerdas dalam halam ini, diantaranya milineal jangan lagi terpengaruh uangnya berapa,” tegas Erzaldi saat menjadi pembicara dalam kegiatan gerakan cerdas memilih “Generasi Milenial Pemilu Bermartabat” yang berlangsung di Aula STKIP Pangkalpinang, Sabtu (9/3/2019) lalu.

Selain itu, Erzaldi juga meyakini, target KPU dalam hal Pemilu, adalah seberapa banyak orang datang ke TPS untuk hadir mencoblos. “Hati-hati, kalau hanya banyak hadir, tapi tidak cerdas memilih bangsa kita akan tetap seperti ini, dia tidak akan cepat untuk maju,” ujarnya.

Majunya suatu bangsa, disampaikan Erzaldi, bukan karena umur bangsa yang sudah tua, tapi kontek dari masyarakat yang cerdas dalam menentukan pilihan.

Lebih lanjut, Erzaldi juga menyebutkan, Babel hingga saat ini, berkenaan dengan kebhinekaan dan toleransi sangat kental dan kuat. Bahkan sudah sangat teruji. “Tapi, kita tidak boleh sombong. Jangan mentang-mentang karena kita sudah sangat teruji toleransi dan kebhinekaan kita terus kita umbar-umbarkan,” terangnya.

Ia menejelaskan, bahwa kebhinekaan dan toleransi di Babel mendapat tantangan, terhadap teknologi, medsos, hoax, dan lain sebagainya.

Agar kebhinekaan dan toleransi ini bisa tetap terjaga, menurut Erzaldi, bisa diantisipasi dengan teknologi,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama LPP RRI Pusat, M. Rohanuddin mengatakan, keberagaman itu harus dirawat. Demokrasi itu tidak untuk bertengkar, tapi harus dilakukan dengan kegembiraan. Ketika kelompok milinial ini datang ke TPS, maka harus dengan gembira, dengan hati nurani, siapa wakil-wakil yang akan dipilih untuk membangun Indonesia.

“Jadi, sebenarnya peradaban yang bagus itu adalah menghormati demokrasi. Demokrasi yang baik adalah, bangsa Indonesia melakukan sesuatu yang baik-baik. Kampanye itu bukan pasar rakyat untuk mengkampanyekan yang tidak baik, tapi sebaliknya,” pungkasnya.

Sebelum dilakukan pemaparan Materi oleh Gubernur Erzaldi, Dirut LPP RRI, Ketua PW Muhammadiyah Babel, dan Ketua KPU Babel, kegiatan diawali dengan Pelatakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid STKIP Muhammadiyah Pangkalpinang, Penandatangan MoU antara STKIP Muhammadiyah Pangkalpinang dengan Pemprov Babel, dan STKIP dengan RRI Sungailiat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua RRI Palembang, Ketua RRI Jambi, Ketua RRI Lampung, Ketua RRI Bengkulu, dan Mahasiswa dan Dosen STKIP Muhammadiyah Pangkalpinang. (*/Wa)

About Isromi LASPELA

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish