Home / BANGKA BELITUNG / Bupati Basel Apresiasi Petani Desa Ranggung Panen Bersama Padi Ladang

Bupati Basel Apresiasi Petani Desa Ranggung Panen Bersama Padi Ladang

Oleh : Nopraanda Putra

PAYUNG, LASPELA – Dalam rangka panen padi ladang, Senin (4/2) di desa Ranggung, kecamatan Payung, Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer menyampaikan pengembangan dan pembangunan kawasan industri berbasis agro, bertujuan membangun wilayah yang menjadi sentral agropolitan/pertanian agar terus berkembang produk pertanian di wilayah tersebut.

“Dan dapat didistribusikan ke seluruh wilayah Basel dan Babel bahkan ke Luar Babel. Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT luas areal pertanaman khususnya padi di Basel makin tahun makin meningkat,” ujarnya di sela-sela kegiatan panen bersama padi ladang, Senin (4/2) sdi desa Ranggung, kecamatan Payung, kabupaten Basel.

Ia juga mengatakan, Basel tidak hanya memiliki luasan sawah yang sudah mencapai 14.789 ha, tetapi di tahun 2018 daerah ini mampu meningkatkan luas tanam padi ladang mencapai 2.505 ha dibandingkan tahun 2017 seluas 1.089 ha atau meningkat 130 persen.

“Luas tanam padi sawah tahun 2018 seluas 10.580 hektare, dibandingkan tahun 2017 seluas 9.198 hektare atau meningkat 15 persen. Produktivitasnya pun meningkat, tahun 2017 3,5 ton per hektare. Meningkat menjadi 4 ton per hektare tahun 2018. Sedangkan khusus di Desa Ranggung memiliki sawah seluas 174 hektare dengan luas tanam pada tahun ini seluas 61 hektare dan padi lalang seluas 235 hektare,” katanya.

Dikatakan Justiar, Swasembada beras sudah didepan mata. Apabila potensi luasan sawah dan padi lalang dapat dioptimalkan secara hitungan kasar saja luas sawah 14.789 ha, dengan 1 kali tanam dan produktivitas 4 ton/ha maka akan menyumbangkan padi sebesar 59.156 ton gabah kering panen.

“Dan padi ladang seluas 2.505 hektare dengan produktivitas 2 ton per hektare maka akan menyumbang produksi padi sebesar 5.010 ton gabah kering panen. Sehingga akan menghasilkan 64.166 ton gabah kering panen setara dengan beras sebanyak 33.366 ton beras. Dengan penduduk 200.275 jiwa dan kebutuhan beras 123 kilo per kapita maka kebutuhan beras 24.633 ton, surplus sebanyak 8.733 ton,” tandasnya.

About putralaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: