Home / BANGKA BELITUNG / Pemprov Babel Fasilitasi PT. Timah Sebagai Pemegang IUP dan PT PTS Sebagai Pengusul KEK

Pemprov Babel Fasilitasi PT. Timah Sebagai Pemegang IUP dan PT PTS Sebagai Pengusul KEK

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi PT Timah Tbk sebagai pemegang Izin Usaha Penambangan dan PT Pantai Timur Sungailiat (PTS) sebagai pengusul KEK untuk mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat KEK di daerah itu.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel Yan Megawandi mengatakan pertemuan ini merupakan rapat keempat untuk membahas nota kesepahaman mengenai kawasan bersama antara pengusung KEK dengan PT Timah.

“Karena ada 18 hektare lahan yang bersinggungan antara dua pihak ini, sehingga perlu disepakati bersama dalam pengelolaan wilayah ini. Dan kita juga berharap dengan adanya kesepakatan dua perusahaan ini dapat mempercepat proses penetapan KEK Pariwisata Bangka,” kata Yan Megawandi usai memimpin rapat pembahasan perjanjian antara PT Timah Tbk dengan PT Timur Sungailiat dalam mendukung KEK Pariwisata, di ruang rapat Bappppeda Babel, Selasa (22/01/2019).

Yan Megawandi menyampaikan dalam draf perjanjian yang disepakati antara kedua belah pihak antara lain, berkomitmen mendukung KEK, teknologi penambangan yang digunakan dalam wilayah bersama tersebut yaitu tambang teknologi ramah lingkungan.

“Rapat ini menyepakati karena berdekatan penggunaan wilayah bersama disepakati dalam perpanjian kedua belah pihak akan saling mendukung. Misalnya, teknologi yang diterapkan PT Timah dalam penambangan harus ramah lingkungan, paska tambang ada modifikasi atas persetujuan ESDM, jangka waktu disesuaikan dengan masa penandatangan KEK dengan peresmian,” jelas Yan.

Lebih lanjut, Yan menyebutkan dimana untuk wilayah KEK Pariwisata yang diusulkan ini berdekatan dengan IUP PT Timah Tbk di laut. Oleh karena itu, perlu kesepakatan antara pengusul KEK dengan pemilik IUP agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

“Dua kawasan ini berbeda namun saling bersinggungan. Untuk KEK akan dikembangkan di darat dan IUP di Laut, namun karena bersinggungan sehingga perlu ada kesepakatan bersama sehingga tidak terjadi masalah kedepannya,” tutupnya. (Wa)

About winalaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish