Home / BANGKA BELITUNG / Gubernur Instruksikan Pasang Bendera Setengah Tiang Sebagai Bentuk Bela Sungkawa Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Gubernur Instruksikan Pasang Bendera Setengah Tiang Sebagai Bentuk Bela Sungkawa Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Gubernnur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menginstruksikan kepada para pegawainya untuk memasang bendera setengah tiang di halaman Kantor Gubernur sebagai bentuk belasungkawa untuk korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (29/10/2018) kemarin.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan adapun pemasangan bendera setengah tiang ini berdasarkan Pasal 8 Ayat 2 Undang-Undang No.24 Tahun 2009 ttg Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Hal ini juga merupakan bentuk toleransi antar sesama. Kita turut merasakan kesedihan saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya kepada negerilaskarpelangi.com, Selasa (30/10/2018).

Selain itu, disampaikan Erzaldi dimana dirinya juga menginstruksikan kepada Kepala Perangkat Daerah serta instansi lainnya untuk memasang bendera setengah tiang.

“Kita juga mengintruksikan kepada Kepala Perangkat Daerah maupun instansi lainnya untuk memasang bendera setengah tiang sebagai korban peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610,” ujarnya.

Erzaldi menyampaikan pemasangan bendera setengah tiang tersebut dilakukan selama tiga hari kedepan.

“Untuk itu kita berharap kepada seluruh perangkat daerah dan instansi lainnya untuk memasang bendera setengah tiang,” ucapnya.

Menurut Erzaldi hampir 80 persen penumpang pesawar Lion Air JT 610 tersebut merupakan penumpang asal Bangka Belitung.

“Bangka Belitung saat ini sedang berduka cita akibat jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang, dan hampir 80 persen korban adalah berasal dari Babel,” tutur Erzaldi.

Erzaldi menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan mengadakan yasinan bersama hari ini, Selasa (30/10/2018) Pukul 15.30 di halaman kantor Gubernur Babel.

“Melalui yasinan kita mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan untuk sabar dan ikhlas,” tutupnya. (Wa)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish